Bikin Program Televisi di Studio TV Universitas Multimedia Nusantara
September 4, 2013 : by Jesslyn Catherine / Universitas Multimedia Nusantara News Service
“TV
production ini agar anak-anak tahu bagaimana cara memproduksi program
TV dan mengoperasikan alat-alatnya.” Ujar Oscar Jayanegara, selaku Dosen
Videography di UMN.
Universitas
Multimedia Nusantara (UMN) kembali menerima kunjungan dari siswa/i SMA
dari wilayah Jabodetabek. Kunjungan ini bertujuan untuk mengenal UMN
lebih dekat melalui presentasi, penampilan hasil karya mahasiswa,
workshop program studi, dan campus tour.
UMN menyediakan 7 Workshop yang mewakili masing-masing program studi di UMN. Workshop ini diadakan untuk memberikan gambaran kepada para siswa/i SMA menempuh studi saat perkuliahan dan kesempatan berkarier dalam program studi tersebut. Diharapkan mereka memilih workshop sesuai dengan passion mereka bukan karena ikut-ikutan teman.
Salah satu workshop yang paling diminati mereka adalah workshop program studi Ilmu Komunikasi dengan tema TV Production yang berlangsung di Studio TV UMN. Agenda workshop TV Production dibuat sedemikian rupa agar para siswa/i SMA dapat mengetahui proses pembuatan program televisi. “TV production ini agar anak-anak tahu bagaimana cara memproduksi program TV dan mengoperasikan alat-alatnya.” Ujar Oscar Jayanegara, selaku Dosen Videography di UMN.
Selain mendapatkan teori, mereka juga diberi kesempatan untuk mempraktekkannya. Mereka dibagi ke dua kelompok dengan masing-masing orang sebagai host, bintang tamu, floor director, sutradara, kameramen, dan switcher. Setelah diberi waktu 10 menit untuk membagi tugas, mereka diberi kekuasaan penuh untuk membuat suatu program talkshow.
Siswa/i SMA Islamic Centre dan SMA Bonavita yang mengikuti workshop TV production mengaku senang bisa mendapatkan ilmu dan pengalaman dalam workshop yang berdurasi 60 menit ini. Selama ini mereka hanya menonton di depan TV tanpa tahu bagaimana proses pembuatan suatu program TV tersebut. Sudah tahu kan bagaimana serunya membuat program TV? (*)
UMN menyediakan 7 Workshop yang mewakili masing-masing program studi di UMN. Workshop ini diadakan untuk memberikan gambaran kepada para siswa/i SMA menempuh studi saat perkuliahan dan kesempatan berkarier dalam program studi tersebut. Diharapkan mereka memilih workshop sesuai dengan passion mereka bukan karena ikut-ikutan teman.
Salah satu workshop yang paling diminati mereka adalah workshop program studi Ilmu Komunikasi dengan tema TV Production yang berlangsung di Studio TV UMN. Agenda workshop TV Production dibuat sedemikian rupa agar para siswa/i SMA dapat mengetahui proses pembuatan program televisi. “TV production ini agar anak-anak tahu bagaimana cara memproduksi program TV dan mengoperasikan alat-alatnya.” Ujar Oscar Jayanegara, selaku Dosen Videography di UMN.
Selain mendapatkan teori, mereka juga diberi kesempatan untuk mempraktekkannya. Mereka dibagi ke dua kelompok dengan masing-masing orang sebagai host, bintang tamu, floor director, sutradara, kameramen, dan switcher. Setelah diberi waktu 10 menit untuk membagi tugas, mereka diberi kekuasaan penuh untuk membuat suatu program talkshow.
Siswa/i SMA Islamic Centre dan SMA Bonavita yang mengikuti workshop TV production mengaku senang bisa mendapatkan ilmu dan pengalaman dalam workshop yang berdurasi 60 menit ini. Selama ini mereka hanya menonton di depan TV tanpa tahu bagaimana proses pembuatan suatu program TV tersebut. Sudah tahu kan bagaimana serunya membuat program TV? (*)
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika, Sistem Informasi, Sistem Komputer, Akuntansi, Manajemen, Ilmu Komunikasi, dan Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara.
www.umn.ac.id
Wednesday, September 18, 2013
Posted by UMN
Tag :
akuntansi,
auditing,
bisnis.school,
ekonomi,
indonesia,
jakarta,
jurusan,
kuliah,
multimedia,
multimedia nusantara,
nusantara,
pajak,
perguruan,
perguruan tinggi,
tax,
taxation,
tinggi,
umn,
universitas
Peluncuran Program Academic English ELTI GRAMEDIA
September 3, 2013 : by Chininta Rizka Angelia / Universitas Multimedia Nusantara News Service
“Dengan belajar Academic English, saya jadi jauh lebih cepat beradaptasi
dengan lingkungan sekitar, lebih mudah menerima pelajaran, dan lebih
cepat pula menyerap ilmu yang diajarkan”, ujar William Atmaja, lulusan
University of Technology Sydney (UTS).
Jumlah
siswa di Indonesia yang belajar ke luar negeri untuk mengambil gelar
Sarjana, Master, dan Doctoral, menurut laporan UNESCO di buku Global
Education Digest 2012, mencapai 34.067 siswa. Dari jumlah tersebut,
10.135 ke Australia, 6.882 ke Amerika Serikat, dan sisanya ke berbagai
negara lain. Data tersebut menunjukkan bahwa siswa Indonesia yang
mengambil kuliah ke negara berbasis bahasa Inggris terbukti dominan.
Dengan begitu, peran kemampuan bahasa Inggris yang baik dan benar tentu
sudah menjadi syarat mutlak.
Di Indonesia, program yang diajarkan kebanyakan adalah General English. Meski bermanfaat, namun saat harus mengambil kuliah ke luar negeri, seorang siswa akan jauh lebih mudah beradaptasi dengan mengambil program Academic English. Untuk itu, ELTI Gramedia bekerja sama dengan UTS : INSEARCH meluncurkan program Academic English pada tanggal 3 September 2013 di Betawi Room Hotel Santika Premiere Jakarta.
Acara peluncuran program Academic English ini dihadiri oleh perwakilan UTS : INSEARCH, ELTI Gramedia, dan sejumlah rekan-rekan media. Stephanie King, selaku Koordinator Akademik ELTI Gramedia-UTS:INSEARCH mengatakan, “Kelebihan program ini adalah siswa bebas mengambil kuliah di mana saja. Mau di Inggris, Australia, Amerika, atau negara mana pun yang menggunakan bahasa Inggris, siswa tetap akan bisa lebih mudah beradaptasi.”
Program Academic English menjadi satu solusi bagi siswa yang ingin lebih cepat dan mudah memulai belajar di luar negeri. “Dengan belajar Academic English, saya jadi jauh lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan sekitar, lebih mudah menerima pelajaran, dan lebih cepat pula menyerap ilmu yang diajarkan”, ujar William Atmaja, lulusan University of Technology Sydney (UTS).
Untuk pertama kalinya Academic English yang terbuka untuk umum diadakan di Jakarta. Bagi yang tertarik bergabung dengan program Academic English, saat ini ELTI GRAMEDIA-UTS:INSEARCH membuka kelas di ELTI Grand Wijaya Center Blok F 83-84 A&B, Jalan Wijaya II, Kebayoran Baru Jakarta dan Kampus Universitas Multimedia Nusantara (UMN) di Scientia Garden, jalan Boulevard, Gading Serpong Tangerang.
Pepatah mengatakan, lain ladang, lain belalang, lain negara, lain budaya. Maka, berbahasa Inggris yang baik dan benar saja tidak cukup. Kemampuan beradaptasi dalam dunia akademis juga menjadi syarat utama. (*)
Di Indonesia, program yang diajarkan kebanyakan adalah General English. Meski bermanfaat, namun saat harus mengambil kuliah ke luar negeri, seorang siswa akan jauh lebih mudah beradaptasi dengan mengambil program Academic English. Untuk itu, ELTI Gramedia bekerja sama dengan UTS : INSEARCH meluncurkan program Academic English pada tanggal 3 September 2013 di Betawi Room Hotel Santika Premiere Jakarta.
Acara peluncuran program Academic English ini dihadiri oleh perwakilan UTS : INSEARCH, ELTI Gramedia, dan sejumlah rekan-rekan media. Stephanie King, selaku Koordinator Akademik ELTI Gramedia-UTS:INSEARCH mengatakan, “Kelebihan program ini adalah siswa bebas mengambil kuliah di mana saja. Mau di Inggris, Australia, Amerika, atau negara mana pun yang menggunakan bahasa Inggris, siswa tetap akan bisa lebih mudah beradaptasi.”
Program Academic English menjadi satu solusi bagi siswa yang ingin lebih cepat dan mudah memulai belajar di luar negeri. “Dengan belajar Academic English, saya jadi jauh lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan sekitar, lebih mudah menerima pelajaran, dan lebih cepat pula menyerap ilmu yang diajarkan”, ujar William Atmaja, lulusan University of Technology Sydney (UTS).
Untuk pertama kalinya Academic English yang terbuka untuk umum diadakan di Jakarta. Bagi yang tertarik bergabung dengan program Academic English, saat ini ELTI GRAMEDIA-UTS:INSEARCH membuka kelas di ELTI Grand Wijaya Center Blok F 83-84 A&B, Jalan Wijaya II, Kebayoran Baru Jakarta dan Kampus Universitas Multimedia Nusantara (UMN) di Scientia Garden, jalan Boulevard, Gading Serpong Tangerang.
Pepatah mengatakan, lain ladang, lain belalang, lain negara, lain budaya. Maka, berbahasa Inggris yang baik dan benar saja tidak cukup. Kemampuan beradaptasi dalam dunia akademis juga menjadi syarat utama. (*)
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika, Sistem Informasi, Sistem Komputer, Akuntansi, Manajemen, Ilmu Komunikasi, dan Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara.
www.umn.ac.id
Posted by UMN
Tag :
akuntansi,
auditing,
bisnis.school,
ekonomi,
indonesia,
jakarta,
jurusan,
kuliah,
multimedia,
multimedia nusantara,
nusantara,
pajak,
perguruan,
perguruan tinggi,
tax,
taxation,
tinggi,
umn,
universitas
Asyiknya Mengenal Budaya Korea di Universitas Multimedia Nusantara
September 2, 2013 : by Jece / Universitas Multimedia Nusantara News Service
“Tujuan dari acara ini adalah agar lebih banyak lagi orang yang
mengenal tentang Korea. Saya senang, respon mahasiswa UMN bagus sekali”,
ujar Bae Da Som, salah satu mahasiswa pertukaran pelajar Youngsan
University.
Suka menonton drama Korea? Atau mendengarkan
lagu-lagu Korea di pusat perbelanjaan? Menonton konser grup band Korea
di Indonesia? Atau makan makanan Korea? Di antara kita pasti menjawab
sudah pernah melakukan ini. Ternyata Korea bukan hanya sekedar lagu dan
drama saja, kita bisa mengenal budaya mereka yang lain.
Di Indonesia dan di belahan dunia lain, Korea telah
memproduksi budaya pop transnational sejak tahun 1990-an. Korean Wave
mengisi keberadaannya dengan drama TV, Korean pop musik, dimana sekarang
telah menyebar hingga sejauh Amerika Latin, Africa, Timur Tengah, dan
negara-negara lain. Bahkan, CNN menyatakan Korea sebagai “Hollywoodnya
Timur” pada akhir tahun 2010.
Melihat fenomena tersebut, Business Development
Universitas Multimedia Nusantara (UMN) menyelenggarakan “Korean Culture
Week” yang berlangsung pada tanggal 2-5 September 2013 di Lobby Utama
UMN. Acara ini diselenggarakan oleh Business Development UMN yang
bekerja sama dengan mahasiswa pertukaran pelajaran Youngsan University
dan peserta Korean Language Class batch 1. “Tujuan dari acara ini adalah
agar lebih banyak lagi orang yang mengenal tentang Korea. Saya senang,
respon mahasiswa UMN bagus sekali”, ujar Bae Da Som, salah satu
mahasiswa pertukaran pelajar Youngsan University.
Rangkaian acara “Korean Culture Week” meliputi sesi
foto menggunakan Hanbok (baju tradisional Korea yang berwarna cerah),
festival makanan khas Korea, games menarik (permainan tradisional Korea:
jaegichagi, tuho) dan Noraebang (karaoke) dengan Lagu Korea.
Jaegichagi adalah permainan melempar Jaegi (suatu
lempengan dengan rumbai dan lonceng) dengan kaki, dan Tuho adalah
permainan melempar tongkat ke dalam tabung. Civitas Academica UMN yang
tertarik untuk mengikuti games, dapat mendaftarkan diri dengan membayar
Rp 2.000,-. Peserta games ini berkesempatan untuk mendapatkan hadiah
berupa sport shoes, voucher kursus Korean Language Class di UMN, dan
merchandise UMN.
Seru kan mengenal Korea di UMN? Ayo datang dan ramaikan standnya di UMN! (*)
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika, Sistem Informasi, Sistem Komputer, Akuntansi, Manajemen, Ilmu Komunikasi, dan Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara.
www.umn.ac.id
Posted by UMN
Tag :
akuntansi,
auditing,
bisnis.school,
ekonomi,
indonesia,
jakarta,
jurusan,
kuliah,
multimedia,
multimedia nusantara,
nusantara,
pajak,
perguruan,
perguruan tinggi,
tax,
taxation,
tinggi,
umn,
universitas
UKM Tempat Menyalurkan Hobi Mahasiswa
September 2, 2013 : by Jece / Universitas Multimedia Nusantara News Service
Di Universitas Multimedia Nusantara (UMN)
tercatat ada sekitar 27 UKM; 9 UKM di bidang olahraga, 10 UKM di bidang
seni, 6 UKM di bidang ilmiah, 1 UKM di bidang sosial kemasyarakatan, dan
1 UKM di bidang inkubator bisnis.
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) adalah sebuah wadah untuk menyalurkan
minat, bakat, dan hobi dari mahasiswa. Di Universitas Multimedia
Nusantara (UMN) tercatat ada sekitar 27 UKM; 9 UKM di bidang olahraga,
10 UKM di bidang seni, 6 UKM di bidang ilmiah, 1 UKM di bidang sosial
kemasyarakatan, dan 1 UKM di bidang inkubator bisnis.
Usai pelaksanaan Kuliah Perdana UMN pada Sabtu, 31 Agustus 2013
lalu, para aktivis mahasiswa menyelenggarakan UKM Expo di Lobby Utama
UMN. Selasar lobby dipenuhi stand-stand UKM yang dihias sedemikian rupa
oleh para anggota UKM untuk menarik perhatian mahasiswa baru agar
berkunjung ke stand mereka.
UKM Expo juga menampilkan performance art dari masing-masing UKM,
diantaranya UKM Capoeira, SUT (Softball), Taekwondo, Futsal, UKM sosial
Rencang, UMN Broadcaster, UMN Radio, J-Café (UKM Jepang), Qorie (UKM
Korea), ULTIMAMENT, MAPALA UMN, Obscura (fotografi), Paduan Suara ULTIMA
Sonora, Teater KATAK, TRACE (traditional dance), modern dance, dan
masih banyak lagi.
Para mahasiswa baru terpukau dengan stand para senior yang
menunjukkan identitas UKMnya. Misalnya MAPALA UMN yang menghias stand
mereka dengan tenda, sleeping bag, dan foto-foto mereka saat melakukan
perjalanan alam. Sedangkan J-Café dan Qorie memutar film animasi dan
video musik penyanyi-penyanyi Jepang dan Korea.
Setelah menyaksikan performance art di stage dan penjelasan singkat
di stand masing-masing UKM, para mahasiswa baru juga dapat mendaftarkan
diri untuk menjadi bagian dari mereka. UMN sebagai kampus penyedia
rumah bagi anak negeri yang unggul dan kreatif, membuka kesempatan bagi
para mahasiswanya untuk menyalurkan kreativitasnya melalui kegiatan
mahasiswa yang positif. (*)
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika, Sistem Informasi, Sistem Komputer, Akuntansi, Manajemen, Ilmu Komunikasi, dan Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara.
www.umn.ac.id
Posted by UMN
Tag :
akuntansi,
auditing,
bisnis.school,
ekonomi,
indonesia,
jakarta,
jurusan,
kuliah,
multimedia,
multimedia nusantara,
nusantara,
pajak,
perguruan,
perguruan tinggi,
tax,
taxation,
tinggi,
umn,
universitas
Future Technology dalam Kuliah Perdana Universitas Multimedia Nusantara
August 31, 2013 : by Jece / Universitas Multimedia Nusantara News Service
“Start small, think big” yaitu
memulai segala sesuatu hal dari yang kecil, namun harus berpikir besar.
“Never fail to fail” janganlah pernah gagal untuk gagal, karena dari
kegagalanlah kita bisa menjadi sukses dan besar.
Dalam rangka menyambut tahun ajaran baru 2013/2014, Universitas
Multimedia Nusantara (UMN) menggelar Kuliah Perdana Sabtu, 31 Agustus
2013, Function Hall UMN. Kuliah Perdana ini dihadiri kurang lebih 1310
mahasiswa baru dan 200 tamu undangan yang disaksikan secara live
streaming di live.umn.ac.id
Jumlah mahasiswa baru pada periode ini meningkat 11,48% dari tahun
lalu. Bertambahnya jumlah mahasiswa UMN menandakan bertambah juga
generasi penerus bangsa Indonesia. Sebagai generasi penerus, tentulah
kita semua tidak menginginkan bangsa Indonesia tertinggal dari
negara-negara lain, baik dalam bidang ekonomi, politik, sosial, maupun
teknologi. Hal ini mendorong UMN sebagai universitas berbasis ICT
(Information and Communication Technology) untuk mempersiapkan mahasiswa
agar dapat menghadapi berbagai perubahan yang radikal akibat kemajuan
teknologi.
Tema yang diangkat dalam Kuliah Perdana ini adalah “Future
Technology”. Pada kesempatan ini, UMN mengundang para narasumber yang
ahli di bidangnya dalam memberikan wawasan kepada para mahasiswa baru
sehingga menambah motivasi mereka selama kuliah untuk meraih apa yang
dicita-citakan. Prami Rachmiadi Country Agency Lead, Google Indonesia
dan Hasan Aula Deputy CEO, Erajaya Group hadir sebagai pembicara kuliah
perdana UMN.
Erajaya Group sebagai perusahaan distributor dan ritel telepon
seluler membaca prospek dan tren industri selular di Indonesia. Salah
satu faktor pendorong industri ini adalah Social Media. Indonesia
disebut-sebut sebagai New Digital Nation . Dengan pertumbuhan pengguna
internet di Indonesia semakin meningkat, banyak orang yang memiliki
handphone lebih dari satu. “Operator-operator handphone sekarang fokus
di penjualan data. Data menjadi hal yang sangat krusial. Oleh karena
itu, semua merk handphone berlomba untuk berevolusi menciptakan tablet
yang berbasis smartphone.” ujar Hasan Aula
“Pasar smartphone di Indonesia menunjukkan tren pertumbuhan yang
luar biasa dalam 5 tahun terakhir. Tahun 2012 kemarin secara unit pasar
smartphone telah menembus 28%, tumbuh dari hanya sekitar 5% di tahun
2009. Pada tahun 2013 ini diperkirakan pasar smartphone akan mencapai
37% secara unit, dan menguasai lebih dari 70% dari nilai bisnis ”.
Sementara itu, Prami Rachmiadi mengajarkan bahwa kita sebagai
generasi muda harus memiliki semangat. “Start small, think big” yaitu
memulai segala sesuatu hal dari yang kecil, namun harus berpikir besar.
“Never fail to fail” janganlah pernah gagal untuk gagal, karena dari
kegagalanlah kita bisa menjadi sukses dan besar. Inovasi bisa dilakukan
kapan saja, karena dari internet, kita bisa mengetahui segala hal. Maka
dari itu, konten yang diinput harus sesuai, dan sebisa mungkin tidak ada
hal negatif di dalamnya. (*)
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika, Sistem Informasi, Sistem Komputer, Akuntansi, Manajemen, Ilmu Komunikasi, dan Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara.
www.umn.ac.id
Posted by UMN
Tag :
akuntansi,
auditing,
bisnis.school,
ekonomi,
indonesia,
jakarta,
jurusan,
kuliah,
multimedia,
multimedia nusantara,
nusantara,
pajak,
perguruan,
perguruan tinggi,
tax,
taxation,
tinggi,
umn,
universitas
Bermain Air di OMB Universitas Multimedia Nusantara
August 28, 2013 : by Jesslyn Catherine / Universitas Multimedia Nusantara News Service
Hari terakhir OMB masih
diwarnai dengan serangkaian games, dari beberapa games yang ada hari
ini, tiga di antaranya bertemakan air. Hal ini dilakukan untuk memberi
variasi dari games kemarin yang lebih banyak mengutakaman keseimbangan
dan teamwork. Games yang bertemakan air tersebut adalah Blind Water
Tower, Running Water, Local Earthquake.
Menurut kelompok Henry Ford, yang kebetulan menang, hal yang mereka
dapatkan dari permainan Local Earthquake ini adalah kerjasama,
koordinasi, komunikasi, kesabaran, keseimbangan. Mereka merasa senang
dan semangat mengikuti permainan ini. Hal-hal yang paling disukai para
peserta OMB adalah saat mereka menang dan mendapatkan bintang pada papan
mereka. Ini membuat mereka merasa bangga.
Untuk Blind Water Tower, dari 20an orang peserta dalam satu
kelompok hanya 13 yang ikut serta dalam permainan. Mula-mula mata semua
peserta ditutup dengan handuk, sambil memegang satu buah gelas plastik.
Seorang panitia akan menuangkan air ke dalam gelas orang pertama. Orang
pertama (dalam keadaan mata tertutup) harus menuangkan air ke dalam
gelas orang kedua dengan cara gelasnya dipegang di atas kepala. Begitu
seterusnya hingga orang ke-13. Orang ke-13 bertugas menuangkan air ke
baskom di belakangnya.
Pemenang dalam permainan ini adalah kelompok yang paling cepat dan
banyak mengisi air di baskomnya. Untuk yang melanggar aturan dengan
menuang air dari samping atau bawah, akan mendapat stiker merah sebagai
tanda pelanggaran. Komentar Paulina, seorang mahasiswa baru dari
kelompok Gabriel Fahrenheit: “Hal yang dibutuhkan dalam permainan ini
adalah kerjasama, kebersamaan, konsentrasi, dan kepercayaan dengan teman
sesama tim.”
Permainan lain yang menggunakan air juga, adalah Local Earthquake.
Di sini, semua anggota kelompok memegang bersama-sama satu terpal
berbentuk persegi, dan di atasnya ditaruh botol air mineral yang terisi
air namun tanpa tutup. Yang menjadi tantangan adalah bagaimana mereka
membawa botol ini yang semula diletakkan di tanah, kemudian diangkat
bersama-sama dari bawah dan digiring ke garis finish tanpa menjatuhkan
airnya. Mereka melakukan itu sambil menyanyikan mars OMB. Tantangan
bertambah karena saat menyanyikan Mars OMB ada saja teman yang
bertingkah lucu atau bersuara sumbang. Namun mereka semua berhasil
menyelesaikan dengan baik permainan ini.
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika, Sistem Informasi, Sistem Komputer, Akuntansi, Manajemen, Ilmu Komunikasi, dan Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara.
www.umn.ac.id
Posted by UMN
Tag :
akuntansi,
auditing,
bisnis.school,
ekonomi,
indonesia,
jakarta,
jurusan,
kuliah,
multimedia,
multimedia nusantara,
nusantara,
pajak,
perguruan,
perguruan tinggi,
tax,
taxation,
tinggi,
umn,
universitas
OMB Universitas Multimedia Nusantara Awal Baru Untuk Meraih Mimpi
August 28, 2013 : by Jece / Universitas Multimedia Nusantara News Service
Orientasi Mahasiswa Baru (OMB) dicanangkan untuk memberikan
pengalaman dan pengajaran bagi para siswa yang telah naik ke jenjang
lebih tinggi. Orientasi atau yang merupakan momentum di mana mahasiswa
merasa asing untuk menghadapinya. Namun, sebenarnya inilah momen di mana
mereka mengembangkan diri menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Banyak
manfaat yang bisa didapat dengan mengikuti orientasi semacam ini.
Dari berbagai games yang dilakukan pada hari ketiga OMB
(28/8/2013), banyak nilai-nilai yang bisa dipelajari, seperti
komunikasi, tanggung jawab, teamwork, dan juga koordinasi tim. Karena
memang dari 4 hari pelaksanaan OMB, dua hari pertama pengenalan kampus,
dan sisanya untuk menambahkan semangat kerjasama tim mereka. Inilah
mengapa proses orientasi ini wajib, selain untuk peningkatan soft
skills, juga untuk membangun kerjasama dan komunikasi dalam tim baik
dalam proses belajar, bermasyarakat dan berkarya di dunia kerja dan
bermasyarakat.
Games tersebut seperti misalnya hullahoop, peserta mengarahkan
telunjuk ke depan pada titik tertentu dan saling berhadapan, di atas
jari telunjuk yang ditempat kan hulahoop kemudian secara bersamaan semua
anggota kelompok secara bersama - sama mengangkat hulahoop sampai
tinggi tangan, apabila salah atau jatuh maka kelempok tersebut harus
kembali lagi dari awal. Tujuan dari permainan ini untuk melatih peserta
OMB dalam kepemimpinan, komunikasi, fokus pada tugas, dan tanggung
jawab keberhasilan tim. Dan bagi kelompok yang berhasil panitia
memberikan bintang pada papan kelompoknya. Semakin banyak bintang yang
di peroleh dalam setiap permain maka kelompok tersebutlah sebagai
pemanangnya.
Ketua Pelaksana OMB, Irman F Saputra, mengatakan bahwa tema yang
diusung tahun ini memiliki makna yang sangat mendalam, “There’s More to
Life, marilah mahasiswa bersama-sama memiliki mimpi, dan mewujudkannya
di UMN. Makanya ada satu slogan “Aku Hadir Meraih Mimpi.” Baginya,
setiap orang tidak memiliki batasan untuk bermimpi dan berbuat lebih
untuk sesama.
Salah satu kelompok peserta OMB menyampaikan mimpinya, membuat
sebuah gadget yaitu dompet yang dilengkapi dengan GPS. Dompet ini
bertujuan apabila suatu waktu dompet ini hilang atau kecurian, akan ada
sebuah akses untuk menemukannya kembali. Ini adalah suatu temuan yang
menunjukkan bahwa mereka adalah generasi muda yang penuh mimpi,
berkreatifitas tinggi, serta memiliki inovasi unik. “Dan UMN adalah
tempat yang tepat untuk mewujudkan mimpi-mimpi kami.” Ujarnya.
Seharusnya seperti
inilah orientasi yang dilakukan di universitas-universitas, tidak ada
kekerasan, tidak ada bullying, tidak ada hal-hal negatif yang terjadi
selama proses tersebut. Marilah kita mulai orientasi pendidikan yang
berbasis pada nilai-nilai kehidupan yang memiliki kreatifitas dan
inovasi tinggi, sehingga berguna untuk mahasiswa agar bisa tumbuh dan
berkembang dengan baik dalam lingkungan masyarakat. (*)
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika, Sistem Informasi, Sistem Komputer, Akuntansi, Manajemen, Ilmu Komunikasi, dan Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara.
Wednesday, August 28, 2013
Posted by UMN
Tag :
akuntansi,
auditing,
bisnis.school,
ekonomi,
indonesia,
jakarta,
jurusan,
kuliah,
multimedia,
multimedia nusantara,
nusantara,
pajak,
perguruan,
perguruan tinggi,
tax,
taxation,
tinggi,
umn,
universitas