Peluncuran Program Academic English ELTI GRAMEDIA

September 3, 2013 : by Chininta Rizka Angelia / Universitas Multimedia Nusantara News Service

“Dengan belajar Academic English, saya jadi jauh lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan sekitar, lebih mudah menerima pelajaran, dan lebih cepat pula menyerap ilmu yang diajarkan”, ujar William Atmaja, lulusan University of Technology Sydney (UTS).

Jumlah siswa di Indonesia yang belajar ke luar negeri untuk mengambil gelar Sarjana, Master, dan Doctoral, menurut laporan UNESCO di buku Global Education Digest 2012, mencapai 34.067 siswa. Dari jumlah tersebut, 10.135 ke Australia, 6.882 ke Amerika Serikat, dan sisanya ke berbagai negara lain. Data tersebut menunjukkan bahwa siswa Indonesia yang mengambil kuliah ke negara berbasis bahasa Inggris terbukti dominan. Dengan begitu, peran kemampuan bahasa Inggris yang baik dan benar tentu sudah menjadi syarat mutlak.

Di Indonesia, program yang diajarkan kebanyakan adalah General English. Meski bermanfaat, namun saat harus mengambil kuliah ke luar negeri, seorang siswa akan jauh lebih mudah beradaptasi dengan mengambil program Academic English. Untuk itu, ELTI Gramedia bekerja sama dengan UTS : INSEARCH meluncurkan program Academic English pada tanggal 3 September 2013 di Betawi Room Hotel Santika Premiere Jakarta.

Acara peluncuran program Academic English ini dihadiri oleh perwakilan UTS : INSEARCH, ELTI Gramedia, dan sejumlah rekan-rekan media. Stephanie King, selaku Koordinator Akademik ELTI Gramedia-UTS:INSEARCH mengatakan, “Kelebihan program ini adalah siswa bebas mengambil kuliah di mana saja. Mau di Inggris, Australia, Amerika, atau negara mana pun yang menggunakan bahasa Inggris, siswa tetap akan bisa lebih mudah beradaptasi.”

Program Academic English menjadi satu solusi bagi siswa yang ingin lebih cepat dan mudah memulai belajar di luar negeri. “Dengan belajar Academic English, saya jadi jauh lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan sekitar, lebih mudah menerima pelajaran, dan lebih cepat pula menyerap ilmu yang diajarkan”, ujar William Atmaja, lulusan University of Technology Sydney (UTS).

Untuk pertama kalinya Academic English yang terbuka untuk umum diadakan di Jakarta. Bagi yang tertarik bergabung dengan program Academic English, saat ini ELTI GRAMEDIA-UTS:INSEARCH membuka kelas di ELTI Grand Wijaya Center Blok F 83-84 A&B, Jalan Wijaya II, Kebayoran Baru Jakarta dan Kampus Universitas Multimedia Nusantara (UMN) di Scientia Garden, jalan Boulevard, Gading Serpong Tangerang.

Pepatah mengatakan, lain ladang, lain belalang, lain negara, lain budaya. Maka, berbahasa Inggris yang baik dan benar saja tidak cukup. Kemampuan beradaptasi dalam dunia akademis juga menjadi syarat utama. (*)


Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika, Sistem Informasi, Sistem Komputer, Akuntansi, Manajemen, Ilmu Komunikasi, dan Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara.
www.umn.ac.id

Asyiknya Mengenal Budaya Korea di Universitas Multimedia Nusantara

September 2, 2013 : by Jece / Universitas Multimedia Nusantara News Service

“Tujuan dari acara ini adalah agar lebih banyak lagi orang yang mengenal tentang Korea. Saya senang, respon mahasiswa UMN bagus sekali”, ujar Bae Da Som, salah satu mahasiswa pertukaran pelajar Youngsan University.

Suka menonton drama Korea? Atau mendengarkan lagu-lagu Korea di pusat perbelanjaan? Menonton konser grup band Korea di Indonesia? Atau makan makanan Korea? Di antara kita pasti menjawab sudah pernah melakukan ini. Ternyata Korea bukan hanya sekedar lagu dan drama saja, kita bisa mengenal budaya mereka yang lain.

Di Indonesia dan di belahan dunia lain, Korea telah memproduksi budaya pop transnational sejak tahun 1990-an. Korean Wave mengisi keberadaannya dengan drama TV, Korean pop musik, dimana sekarang telah menyebar hingga sejauh Amerika Latin, Africa, Timur Tengah, dan negara-negara lain. Bahkan, CNN menyatakan Korea sebagai  “Hollywoodnya Timur” pada akhir tahun 2010. 

Melihat fenomena tersebut, Business Development Universitas Multimedia Nusantara (UMN) menyelenggarakan “Korean Culture Week” yang berlangsung pada tanggal 2-5 September 2013 di Lobby Utama UMN. Acara ini diselenggarakan oleh Business Development UMN yang bekerja sama dengan mahasiswa pertukaran pelajaran Youngsan University dan peserta Korean Language Class batch 1. “Tujuan dari acara ini adalah agar lebih banyak lagi orang yang mengenal tentang Korea. Saya senang, respon mahasiswa UMN bagus sekali”, ujar Bae Da Som, salah satu mahasiswa pertukaran pelajar Youngsan University.

Rangkaian acara “Korean Culture Week” meliputi sesi foto menggunakan Hanbok (baju tradisional Korea yang berwarna cerah), festival makanan khas Korea, games menarik (permainan tradisional Korea: jaegichagi, tuho) dan Noraebang (karaoke) dengan Lagu Korea. 

Jaegichagi adalah permainan melempar Jaegi (suatu lempengan dengan rumbai dan lonceng) dengan kaki, dan Tuho adalah permainan melempar tongkat ke dalam tabung. Civitas Academica UMN yang tertarik untuk mengikuti games, dapat mendaftarkan diri dengan membayar Rp 2.000,-. Peserta games ini berkesempatan untuk mendapatkan hadiah berupa sport shoes, voucher kursus Korean Language Class di UMN, dan merchandise UMN. 
Seru kan mengenal Korea di UMN? Ayo datang dan ramaikan standnya di UMN! (*)


Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika, Sistem Informasi, Sistem Komputer, Akuntansi, Manajemen, Ilmu Komunikasi, dan Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara.
www.umn.ac.id

UKM Tempat Menyalurkan Hobi Mahasiswa

September 2, 2013 : by Jece / Universitas Multimedia Nusantara News Service

Di Universitas Multimedia Nusantara (UMN) tercatat ada sekitar 27 UKM; 9 UKM di bidang olahraga, 10 UKM di bidang seni, 6 UKM di bidang ilmiah, 1 UKM di bidang sosial kemasyarakatan, dan 1 UKM di bidang inkubator bisnis. 


Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) adalah sebuah wadah untuk menyalurkan minat, bakat, dan hobi dari mahasiswa. Di Universitas Multimedia Nusantara (UMN) tercatat ada sekitar 27 UKM; 9 UKM di bidang olahraga, 10 UKM di bidang seni, 6 UKM di bidang ilmiah, 1 UKM di bidang sosial kemasyarakatan, dan 1 UKM di bidang inkubator bisnis. 

Usai pelaksanaan Kuliah Perdana UMN pada Sabtu, 31 Agustus 2013 lalu, para aktivis mahasiswa menyelenggarakan UKM Expo di Lobby Utama UMN. Selasar lobby dipenuhi stand-stand UKM yang dihias sedemikian rupa oleh para anggota UKM untuk menarik perhatian mahasiswa baru agar berkunjung ke stand mereka.

UKM Expo juga menampilkan performance art dari masing-masing UKM, diantaranya UKM Capoeira, SUT (Softball), Taekwondo, Futsal, UKM sosial Rencang, UMN Broadcaster, UMN Radio, J-Café (UKM Jepang), Qorie (UKM Korea), ULTIMAMENT, MAPALA UMN, Obscura (fotografi), Paduan Suara ULTIMA Sonora, Teater KATAK, TRACE (traditional dance), modern dance, dan masih banyak lagi.

Para mahasiswa baru terpukau dengan stand para senior yang menunjukkan identitas UKMnya. Misalnya MAPALA UMN yang menghias stand mereka dengan tenda, sleeping bag,  dan foto-foto mereka saat melakukan perjalanan alam. Sedangkan J-Café dan Qorie memutar film animasi dan video musik penyanyi-penyanyi Jepang dan Korea. 

Setelah menyaksikan performance art di stage dan penjelasan singkat di stand masing-masing UKM, para mahasiswa baru juga dapat mendaftarkan diri untuk menjadi bagian dari mereka. UMN sebagai kampus penyedia rumah bagi anak negeri yang unggul dan kreatif, membuka kesempatan bagi para mahasiswanya untuk menyalurkan kreativitasnya melalui kegiatan mahasiswa yang positif. (*)


Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika, Sistem Informasi, Sistem Komputer, Akuntansi, Manajemen, Ilmu Komunikasi, dan Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara.
www.umn.ac.id

Future Technology dalam Kuliah Perdana Universitas Multimedia Nusantara

August 31, 2013 : by Jece / Universitas Multimedia Nusantara News Service

“Start small, think big” yaitu memulai segala sesuatu hal dari yang kecil, namun harus berpikir besar. “Never fail to fail” janganlah pernah gagal untuk gagal, karena dari kegagalanlah kita bisa menjadi sukses dan besar. 

Dalam rangka menyambut tahun ajaran baru 2013/2014, Universitas Multimedia Nusantara (UMN) menggelar Kuliah Perdana  Sabtu, 31 Agustus 2013,  Function Hall UMN. Kuliah Perdana ini dihadiri kurang lebih 1310 mahasiswa baru dan  200 tamu undangan yang disaksikan secara live streaming di live.umn.ac.id 
Jumlah mahasiswa baru pada periode ini meningkat 11,48% dari tahun lalu. Bertambahnya jumlah mahasiswa UMN menandakan bertambah juga generasi penerus bangsa Indonesia. Sebagai generasi penerus, tentulah kita semua tidak menginginkan bangsa Indonesia tertinggal dari negara-negara lain, baik dalam bidang ekonomi, politik, sosial, maupun teknologi. Hal ini mendorong UMN sebagai universitas berbasis ICT (Information and Communication Technology) untuk mempersiapkan mahasiswa agar dapat menghadapi berbagai perubahan yang radikal akibat kemajuan teknologi. 

Tema yang diangkat dalam Kuliah Perdana ini adalah “Future Technology”. Pada kesempatan ini, UMN mengundang para narasumber yang ahli di bidangnya dalam memberikan wawasan kepada para mahasiswa baru sehingga menambah motivasi mereka selama kuliah untuk meraih apa yang dicita-citakan. Prami Rachmiadi Country Agency Lead, Google Indonesia dan Hasan Aula Deputy CEO, Erajaya Group hadir sebagai pembicara kuliah perdana UMN. 

Erajaya Group sebagai perusahaan distributor dan ritel telepon seluler membaca prospek dan tren industri selular di Indonesia. Salah satu faktor pendorong industri ini adalah Social Media. Indonesia disebut-sebut sebagai New Digital Nation . Dengan pertumbuhan pengguna internet di Indonesia semakin meningkat, banyak orang yang memiliki handphone lebih dari satu.  “Operator-operator handphone sekarang fokus di penjualan data. Data menjadi hal yang sangat krusial. Oleh karena itu, semua merk handphone berlomba untuk berevolusi menciptakan tablet yang berbasis smartphone.” ujar Hasan Aula

“Pasar smartphone di Indonesia menunjukkan tren pertumbuhan yang luar biasa dalam 5 tahun terakhir. Tahun 2012 kemarin secara unit pasar smartphone telah menembus 28%, tumbuh dari hanya sekitar 5% di tahun 2009. Pada tahun 2013 ini diperkirakan pasar smartphone akan mencapai 37% secara unit, dan menguasai lebih dari 70% dari nilai bisnis ”.

Sementara itu, Prami Rachmiadi mengajarkan bahwa kita sebagai generasi muda harus memiliki semangat. “Start small, think big” yaitu memulai segala sesuatu hal dari yang kecil, namun harus berpikir besar. “Never fail to fail” janganlah pernah gagal untuk gagal, karena dari kegagalanlah kita bisa menjadi sukses dan besar. Inovasi bisa dilakukan kapan saja, karena dari internet, kita bisa mengetahui segala hal. Maka dari itu, konten yang diinput harus sesuai, dan sebisa mungkin tidak ada hal negatif di dalamnya. (*)


Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika, Sistem Informasi, Sistem Komputer, Akuntansi, Manajemen, Ilmu Komunikasi, dan Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara.
www.umn.ac.id

Bermain Air di OMB Universitas Multimedia Nusantara

August 28, 2013 : by Jesslyn Catherine / Universitas Multimedia Nusantara News Service


Hari terakhir OMB masih diwarnai dengan serangkaian games, dari beberapa games yang ada hari ini, tiga di antaranya bertemakan air. Hal ini dilakukan untuk memberi variasi dari games kemarin yang lebih banyak mengutakaman keseimbangan dan teamwork. Games yang bertemakan air tersebut adalah Blind Water Tower, Running Water, Local Earthquake. 
 
Menurut kelompok Henry Ford, yang kebetulan menang, hal yang mereka dapatkan dari permainan Local Earthquake ini adalah kerjasama, koordinasi, komunikasi, kesabaran, keseimbangan. Mereka merasa senang dan semangat mengikuti permainan ini. Hal-hal yang paling disukai para peserta OMB adalah saat mereka menang dan mendapatkan bintang pada papan mereka. Ini membuat mereka merasa bangga.

Untuk Blind Water Tower, dari 20an orang peserta dalam satu kelompok hanya 13 yang ikut serta dalam permainan.  Mula-mula mata semua peserta ditutup dengan handuk, sambil memegang satu buah gelas plastik. Seorang panitia akan menuangkan air ke dalam gelas orang pertama. Orang pertama (dalam keadaan mata tertutup) harus menuangkan air ke dalam gelas orang kedua dengan cara gelasnya dipegang di atas kepala. Begitu seterusnya hingga orang ke-13. Orang ke-13 bertugas menuangkan air ke baskom di belakangnya.

Pemenang dalam permainan ini adalah kelompok yang paling cepat dan banyak mengisi air di baskomnya. Untuk yang melanggar aturan dengan menuang air dari samping atau bawah, akan mendapat stiker merah sebagai tanda pelanggaran. Komentar Paulina, seorang mahasiswa baru dari kelompok Gabriel Fahrenheit: “Hal yang dibutuhkan dalam permainan ini adalah kerjasama, kebersamaan, konsentrasi, dan kepercayaan dengan teman sesama tim.”

Permainan lain yang menggunakan air juga, adalah Local Earthquake. Di sini, semua anggota kelompok memegang bersama-sama satu terpal berbentuk persegi, dan di atasnya ditaruh botol air mineral yang terisi air namun tanpa tutup. Yang menjadi tantangan adalah bagaimana mereka membawa botol ini yang semula diletakkan di tanah, kemudian diangkat bersama-sama dari bawah dan digiring ke garis finish tanpa menjatuhkan airnya. Mereka melakukan itu sambil menyanyikan mars OMB. Tantangan bertambah karena saat menyanyikan Mars OMB ada saja teman yang bertingkah lucu atau bersuara sumbang. Namun mereka semua berhasil menyelesaikan dengan baik permainan ini.




Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika, Sistem Informasi, Sistem Komputer, Akuntansi, Manajemen, Ilmu Komunikasi, dan Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara.
www.umn.ac.id

OMB Universitas Multimedia Nusantara Awal Baru Untuk Meraih Mimpi

August 28, 2013 : by Jece / Universitas Multimedia Nusantara News Service


Orientasi Mahasiswa Baru (OMB) dicanangkan untuk memberikan pengalaman dan pengajaran bagi para siswa yang telah naik ke jenjang lebih tinggi.  Orientasi atau yang merupakan momentum di mana mahasiswa merasa asing untuk menghadapinya. Namun, sebenarnya inilah momen di mana mereka mengembangkan diri menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Banyak manfaat yang bisa didapat dengan mengikuti orientasi semacam ini.

Dari berbagai games yang dilakukan pada hari ketiga OMB (28/8/2013), banyak nilai-nilai yang bisa dipelajari, seperti komunikasi, tanggung jawab, teamwork, dan juga koordinasi tim. Karena memang dari 4 hari pelaksanaan OMB, dua hari pertama pengenalan kampus, dan sisanya untuk menambahkan semangat kerjasama tim mereka. Inilah mengapa proses orientasi ini wajib, selain untuk peningkatan soft skills, juga untuk membangun kerjasama dan komunikasi dalam tim baik dalam proses belajar, bermasyarakat dan berkarya di dunia kerja dan bermasyarakat.

Games tersebut seperti misalnya hullahoop, peserta mengarahkan telunjuk ke depan pada titik tertentu dan saling berhadapan, di atas jari telunjuk yang ditempat kan hulahoop kemudian secara bersamaan semua anggota kelompok secara bersama - sama mengangkat hulahoop sampai tinggi tangan, apabila salah atau jatuh maka kelempok tersebut harus  kembali lagi dari awal. Tujuan dari permainan ini untuk melatih peserta OMB dalam kepemimpinan, komunikasi, fokus pada tugas, dan tanggung jawab keberhasilan tim. Dan bagi kelompok yang berhasil panitia memberikan bintang pada papan kelompoknya. Semakin banyak bintang yang di peroleh dalam setiap permain maka kelompok tersebutlah sebagai pemanangnya.
Ketua Pelaksana OMB, Irman F Saputra, mengatakan bahwa tema yang diusung tahun ini memiliki makna yang sangat mendalam, “There’s More to Life, marilah mahasiswa bersama-sama memiliki mimpi, dan mewujudkannya di UMN. Makanya ada satu slogan “Aku Hadir Meraih Mimpi.” Baginya, setiap orang tidak memiliki batasan untuk bermimpi dan berbuat lebih untuk sesama.

 Salah satu kelompok peserta OMB menyampaikan mimpinya, membuat sebuah gadget yaitu dompet yang dilengkapi dengan GPS. Dompet ini bertujuan apabila suatu waktu dompet ini hilang atau kecurian, akan ada sebuah akses untuk menemukannya kembali. Ini adalah suatu temuan yang menunjukkan bahwa mereka adalah generasi muda yang penuh mimpi, berkreatifitas tinggi, serta memiliki inovasi unik. “Dan UMN adalah tempat yang tepat untuk mewujudkan mimpi-mimpi kami.” Ujarnya.

Seharusnya seperti inilah orientasi yang dilakukan di universitas-universitas, tidak ada kekerasan, tidak ada bullying, tidak ada hal-hal negatif yang terjadi selama proses tersebut. Marilah kita mulai orientasi pendidikan yang berbasis pada nilai-nilai kehidupan yang memiliki kreatifitas dan inovasi tinggi, sehingga berguna untuk mahasiswa agar bisa tumbuh dan berkembang dengan baik dalam lingkungan masyarakat. (*)




Bidang Profesi Akuntansi

Profesi dan Bidang-Bidang Akuntansi

Profesi-profesi akuntansi yang dikenal dewasa ini adalah sebagai berikut.
  1. Akuntan Publik adalah akuntan yang bekerja dengan membuka kantor akuntan publik (KAP) yang memberikan pelayanan kepada perusahaan dalam bidang audit, penyusunan sistem akuntansi dan jasa lainnya secara independen.
  2. Akuntan Intern adalah akuntan yang bekerja sebagai pegawai dalam bidang akuntansi di perusahaan milik negara dan daerah serta perusahaan swasta.
  3. Akuntan Pemerintah adalah akuntan yang bekerja sebagai pegawai pemerintah yang bidang dan aktivitas pekerjaannya berkaitan langsung dalam bidang akuntansi, seperti BPK, kantor pajak dan sebgainya.
  4. Akuntan pendidik adalah akuntan yang bergerak dalam bidang pendidikan, baik sebagai dosen maupun sebagai guru di sekolah lanjutan.
  5. Akuntan yang bekerja di luar bidang akuntansi, misalnya akuntan membuka usaha sendiri, akuntan yang bekerja di pemerintahan tetapi tidak dalam bidang akuntansi dan sebagainya.
Bidang-bidang akuntansi dibedakan menjadi dua yaitu akuntansi publi dan akuntansi intern.
Akuntansi Publik
  • Pemeriksaan laporan keuangan (auditing) adalah bidang pekerjaan profesi akuntansi utama yang diberikan kepada publik (umum). Pemeriksaan laporan keuangan adalah pemeriksaan secara independen untuk menilai kewajaran laporan keuangan yang disusun manajemen bagi para investor, kreditur dan pihak luar lainnya. Hasil pemeriksaan akuntan publik dituangkan dalam sebuah laporan yang disebut laporan hasil pemeriksaan akuntan.
  • Akuntansi perpajakan adalah jasa akuntan publik yang banyak dibutuhkan masyarakat dengan tujuan utamanya adalah 1) memenuhi peraturan perpajakan yang berlaku; 2) menekan pajak seminimum mungkin.
  • Akuntansi manajemen adalah pemeberian jasa yang meliputi aspek yang luas. Akuntan publik dapat memberikan pertimbangan dan saran kepada manajemen untuk memperbaiki hasil operasi perusahaan yang menggunakan jasanya.
Akuntansi Intern
  • Akuntan Umum bertanggungjawab dalam hal pencatatan transaksi keuangan, penyusunan laporan manajemen dan laporan keuangan umum (neraca, rugi-laba, perubahan modal, aliran kas). Akuntansi umum biasanya menghasilkan data dasar (basic data) untuk keperluan fungsi akuntansi.
  • Akuntansi biaya menganalisis biaya perusahaan untuk membantu manajemen dalam pengawasan biaya. Biasanya dalam akuntansi biaya ditekankan pada biaya produksi, tetapi akhir-akhir ini penekanan atas biaya pemasaran semakin meningkat.
  • Peranggaran menetapkan sasaran penjualan dan laba, serta perencanaan yang rinci untuk mencapai sasaran tersebut. Penyusunan anggaran selalu memperhatikan data masa lalu yang dilaporkan dalam laporan akuntansi. Anggaran digunakan untuk mengawasi jalannya operasi perusahaan melalui perbandingan antara data sesungguhnya dengan anggaran.
  • Perancangan sistem informasi mengidentifikasikan kebutuhan informasi untuk kepentingan intern maupun ekstern. Setelah kebutuhan informasi diketahui, selanjutnya dirancang dan dikembangkan sistem yang sesuai. Sistem informasi akuntansi sangat membantu dalam mengawasi jalannya operasi suatu perusahaan.
  • Pemeriksaan Intern adalah pemeriksaan yang dilakukan oleh akuntan intern perusahaan. Perusahaan-perusahaan besar umumnya memiliki staf pemeriksaan intern. Para akuntan intern bertugas mengevaluasi sistem akuntansi dan manajemen. Tugas pokoknya adalah 1) membantu pihak manajemen dalam memperbaiki efesiensi operasi dan 2) menjamin bahwa para karyawan dan bagian-bagian perusahaan telah melaksanakan prosedur dan rencana yang telah ditetapkan manajemen.
Dalam berbagai literatur akuntansi, pembidangan akuntansi sering disederhanakan menjadi dua kelompok yang disebut akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen.
  1. Akuntansi keuangan adalah akuntansi yang bertujuan untuk menghasilkan laporan keuangan untuk kepentingan pihak luar.
  2. Auntansi manajemen adalah akuntansi yang bertujuan untuk menghasilkan informasi untuk kepentingan manajemen. Jenis informasi yang diperlukan dalam manajemen dalam banyak hal berbeda dengan informasi yang diperlukan pihak luar. Informasi yang diperlukan oleh pihak manajemen bersifat sangat mendalam dan diperlukan untuk pengambilan berbagai keputusan manajemen dan biasanya tidak dipublikasikan kepada umum.
dari http://maradana.wordpress.com/modul/pengantar-akuntansi/profesi-dan-bidang-bidang-akuntansi/

Popular Post

Blogger templates

Labels

Powered by Blogger.

- Copyright © Universitas Multimedia Nusantara Akuntansi -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -