PT Lippo Karawaci Tbk Tandatangani MoU dengan Universitas Multimedia Nusantara
September 26, 2013 : by Debora Thea / Universitas Multimedia Nusantara News Service
“Kita melihat lulusan Universitas Multimedia Nusantara itu bagus
sehingga kita memutuskan untuk menjalin kerjasama dengan Universitas Multimedia Nusantara baik dalam
penyediaan tempat magang maupun lapangan pekerjaan,” jelas Bapak Jahja,
HR & Talent Development Manager Lippo Karawaci.
Perusahaan yang bergerak di bidang
usaha properti, rumah sakit, sekolah, mall dan hotel ini telah
menjadikan Universitas Multimedia Nusantara (UMN) sebagai mitra kerjasama di bidang ketenagakerjaan dengan
anggapan bahwa Universitas Multimedia Nusantara merupakan salah satu universitas di Indonesia yang
diyakini memiliki mahasiswa-mahasiswi dengan kualifikasi yang sesuai
dengan kriteria PT Lippo Karawaci Tbk.
“Saya lihat banyak anak UMN yang
terserap ke dunia kerja, bahkan sebelum lulus pun sudah mulai bekerja.
Ketika dunia kerja bisa menyerap lulusan dengan cepat, berarti kualitas
dari lulusan mahasiswa itu bagus,” tutur Pak Jahja.
Berangkat dari alasan itulah Lippo
Karawaci membuka kesempatan bagi para pelajar Universitas Multimedia Nusantara untuk dapat menjadi
bagian dari company tersebut melalui program internship maupun sebagai
karyawan, seperti yang dijelaskan oleh Pak Jahja. “Untuk saat ini, kami
membuka magang untuk TI khususnya sistem informasi, HR Training &
Development serta HR Branding. Sedangkan untuk bekerja, kami membutuhkan
anak-anak dari jurusan TI cukup banyak. Setiap bisnis unit butuh tenaga
programmer-programmer untuk diterjunkan menjadi tim di sana. Begitupula
dengan jurusan akuntansi, kami juga perlu banyak.”
Pengesahan kerjasama dilakukan dengan
penandatanganan MoU oleh Pak Jahja sebagai wakil dari Lippo Karawaci dan
Prof. Dr. Muliawati G. Siswanto mewakili UMN pada Rabu (25/9) di Gedung
Rektorat Lantai 9 UMN.
Hingga saat ini, sudah ada satu
lulusan UMN yang bekerja di sana dan mendapatkan penilaian yang baik
dari user. “So far cukup satisfied, semoga ke depannya banyak lulusan
UMN yang bisa join dengan kami dan bekerja bersama lulusan universitas
lainnya,” kata Pak Jahja.
Bagi kamu yang berminat untuk magang
atau bekerja di PT Lippo Karawaci Tbk, mereka akan hadir dalam Career
Day UMN pada 2-3 Oktober 2013 di Function Hall.(*)
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika|Sistem Informasi|Sistem Komputer|Akuntansi|Manajemen|Ilmu Komunikasi|Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara.
Thursday, September 26, 2013
Posted by UMN
Tag :
akuntansi,
auditing,
bisnis.school,
ekonomi,
indonesia,
jakarta,
jurusan,
kuliah,
multimedia,
multimedia nusantara,
nusantara,
pajak,
perguruan,
perguruan tinggi,
tax,
taxation,
tinggi,
umn,
universitas
UMN Alpha Raih Juara Pertama di UI
September 24, 2013 : by Debora Thea / Universitas Multimedia Nusantara News Service
Tim ICT UMN berhasil berdiri sebagai pemenang pertama dalam CompFest UI 2013 dengan menyisihkan ratusan peserta lainnya dari berbagai universitas. Ini membuktikan bahwa mereka telah berhasil menjadi calon-calon programmer handal masa depan.
Sumbangan prestasi bagi almamater kali ini berasal dari mahasiswa prodi ICT. Tim ALPHA UMN yang terdiri dari Archie Pusaka, Ekajaya Harsono dan Kevin Purwito (jurusan TI angkatan 2010) berhasil meraih juara pertama Senior Competitive Programming di ajang CompFest Universitas Indonesia 2013. Ini merupakan programming contest tingkat nasional di mana mereka ditugaskan untuk membuat program berdasarkan problem yang diberikan saat lomba.
Persiapan telah dilakukan dengan mantap baik latihan maupun perancangan strategi. “Kita cari tau dulu, strategi tim-tim yang sudah terbiasa ikut perlombaan. Kita ingin tau bagaimana mereka bisa mempersiapkan supaya mereka bisa menang. Ternyata mereka membagi peran dalam kompetisi. Kita mencoba strategi itu, ternyata dengan fokus pada bidang masing-masing, kita tidak perlu menghafalkan seluruh materi, jadi beban kita lebih ringan,” jelas Archie. Ia pun mengatakan bahwa mereka tidak sempat ‘liburan’ di semester pendek demi mendalami bidang dan memasukkan semua algo yang mereka ketahui ke dalam cheatsheet yang berperan penting ketika lomba.
Menurut Archie, ketika menghadapi kompetitor pun harus tetap tenang dan tidak bertindak gegabah. Justru dengan tindakan seperti itu kompetitor dapat terkecoh. “Kita kejar perolehan poin, biar mereka panik dan akhirnya justru mereka yang berbuat kesalahan. Ada satu strategi yang dulu dimiliki tim Saklar Lhompat dari UI yaitu mengerjakan soal yang sulit di awal pertandingan. Hal ini bisa membuat kompetitor terjebak karena mengira soal itu mudah. Akibatnya waktu mereka habis untuk memecahkan soal sulit tersebut. Tanpa sengaja kami berhasil melakukannya dan kompetitor gagal mengerjakan soal.”
Sebelum berlaga di final pun sebenarnya mereka sudah meraih peringkat yang sangat memuaskan pada babak penyisihan tanggal 24-25 Agustus yakni menduduki posisi pertama dari 209 tim. Kemudian, Archie, Eka dan Kevin bertarung lagi melawan 19 finalis pada 21-22 September yang lalu. Perlombaan dilakukan secara non-stop dan tertutup dari pukul 9 pagi hingga 4 sore. Dengan ‘mengisolasikan’ para peserta dapat membuat mereka lebih berkonsentrasi.
Kerja keras mereka terbayarkan dengan hasil yang diumumkan di Balairung UI sekitar pukul 7 malam. Tim UMN ALPHA mengungguli UI (juara 2) dan ITB (juara 3). Dengan tercapainya prestasi ini, timbul harapan tersendiri dari para anggota UMN ALPHA.
“Saya harap UMN bisa mengadakan kompetisi terbuka semacam ini untuk mahasiswanya, agar skill dari tiap mahasiswa UMN akan jauh lebih baik dari sebelumnya,” kata Eka Harsono. Harapan serupa juga diungkapkan oleh Archie. “Semoga UMN sebagai kampus ICT bisa unjuk gigi dalam kompetisi semacam ini. Kalau bisa juga disediakan pelatih karena selama ini kami hanya sharing saja dalam grup supaya bisa mencetak tim yang lebih hebat lagi dan bisa juara di kompetisi internasional.” (*)
Persiapan telah dilakukan dengan mantap baik latihan maupun perancangan strategi. “Kita cari tau dulu, strategi tim-tim yang sudah terbiasa ikut perlombaan. Kita ingin tau bagaimana mereka bisa mempersiapkan supaya mereka bisa menang. Ternyata mereka membagi peran dalam kompetisi. Kita mencoba strategi itu, ternyata dengan fokus pada bidang masing-masing, kita tidak perlu menghafalkan seluruh materi, jadi beban kita lebih ringan,” jelas Archie. Ia pun mengatakan bahwa mereka tidak sempat ‘liburan’ di semester pendek demi mendalami bidang dan memasukkan semua algo yang mereka ketahui ke dalam cheatsheet yang berperan penting ketika lomba.
Menurut Archie, ketika menghadapi kompetitor pun harus tetap tenang dan tidak bertindak gegabah. Justru dengan tindakan seperti itu kompetitor dapat terkecoh. “Kita kejar perolehan poin, biar mereka panik dan akhirnya justru mereka yang berbuat kesalahan. Ada satu strategi yang dulu dimiliki tim Saklar Lhompat dari UI yaitu mengerjakan soal yang sulit di awal pertandingan. Hal ini bisa membuat kompetitor terjebak karena mengira soal itu mudah. Akibatnya waktu mereka habis untuk memecahkan soal sulit tersebut. Tanpa sengaja kami berhasil melakukannya dan kompetitor gagal mengerjakan soal.”
Sebelum berlaga di final pun sebenarnya mereka sudah meraih peringkat yang sangat memuaskan pada babak penyisihan tanggal 24-25 Agustus yakni menduduki posisi pertama dari 209 tim. Kemudian, Archie, Eka dan Kevin bertarung lagi melawan 19 finalis pada 21-22 September yang lalu. Perlombaan dilakukan secara non-stop dan tertutup dari pukul 9 pagi hingga 4 sore. Dengan ‘mengisolasikan’ para peserta dapat membuat mereka lebih berkonsentrasi.
Kerja keras mereka terbayarkan dengan hasil yang diumumkan di Balairung UI sekitar pukul 7 malam. Tim UMN ALPHA mengungguli UI (juara 2) dan ITB (juara 3). Dengan tercapainya prestasi ini, timbul harapan tersendiri dari para anggota UMN ALPHA.
“Saya harap UMN bisa mengadakan kompetisi terbuka semacam ini untuk mahasiswanya, agar skill dari tiap mahasiswa UMN akan jauh lebih baik dari sebelumnya,” kata Eka Harsono. Harapan serupa juga diungkapkan oleh Archie. “Semoga UMN sebagai kampus ICT bisa unjuk gigi dalam kompetisi semacam ini. Kalau bisa juga disediakan pelatih karena selama ini kami hanya sharing saja dalam grup supaya bisa mencetak tim yang lebih hebat lagi dan bisa juara di kompetisi internasional.” (*)
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika|Sistem Informasi|Sistem Komputer|Akuntansi|Manajemen|Ilmu Komunikasi|Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara. www.umn.ac.id
Posted by UMN
Tag :
akuntansi,
auditing,
bisnis.school,
ekonomi,
indonesia,
jakarta,
jurusan,
kuliah,
multimedia,
multimedia nusantara,
nusantara,
pajak,
perguruan,
perguruan tinggi,
tax,
taxation,
tinggi,
umn,
universitas
Semarak Panggung UMN Night
September 19, 2013 : by Debora Thea / Universitas Multimedia Nusantara News Service
Mengambil tema There’s More to Life, UMN Night kembali meramaikan Broadway Stage Summarecon Mall Serpong 2 dengan aksi-aksi mahasiswa-mahasiswi UMN dan tentunya semifinalis Miss UMN 2013.
UMN
Night pertama di Tahun Ajaran 2013/2014 ini dimulai pukul 7 malam
dengan menampilkan DJ Bilga dan DJ Gladiator, disusul oleh Ultima Sonora
yang membawakan lagu ‘Aku Melangkah Lagi.’ Seusai menyanyikan lagu
pertama, beberapa anggota Ultima Sonora meninggalkan panggung dan
menyisakan kwartet untuk melantunkan ‘I Believe in You’ milik Il Divo
dan Celine Dion.
Ternyata pengisi acara bukan hanya dari UMN saja, tetapi ada juga yang berasal dari bangku SMA. Band SMA Ora Et Labora BSD turut menyumbangkan 3 lagu untuk menghibur penonton yang memadati area Broadway Stage. Tampak di antara para penonton, 23 semifinalis Miss UMN 2013. Gadis-gadis cantik tersebut duduk di kursi-kursi terdepan dengan menggunakan busana maxi dress. Malam itu juga akan ditentukan 20 orang yang berhasil masuk ke babak final.
Video “Journey to 20” diputar sebagai pengantar menuju pengumuman 10 finalis pertama. Satu per satu nama dibacakan oleh MC, dan mereka disampirkan nomor finalis oleh R.A. Gabriella Imelda Wiseso, ketua panitia Miss UMN 2013. Sepuluh gadis tersebut ialah Daisy Claraviani (PR 2012), Jessica Putri Leona (PR 2011), Emily Karim (PR 2011), Skolastika Lupitawina (DG 2012), Oesella (DG 2011), Martha Novira (DG 2011), Alexandra Michelle Mirabel (PR 2011), Christy Mahawi (PR 2011), Sella Putri Arby (Animasi 2012), Marcella Astrid (SK 2011).
Acara dilanjutkan dengan penampilan Marvelous Voice dari UMN yang membuat penonton terpukau dengan lagu-lagu beriringan keyboard dan gitar. Kemudian, 13 semifinalis yang tersisa kembali dibuat ‘harap harap cemas’ karena segera diumumkan 10 finalis terakhir. Dan posisi tersebut diberikan pada Jessica Kurniawan (Akuntansi 2011), Gloria Putri (PR 2011), Caroline Natasha (DG 2011), Clara Alverina (Jurnalistik 2011), Svaradiva (Jurnalistik 2012), Sarah Devina (PR 2012), Maria Fandau (Akuntansi 2011), Steffi Aprilda (Akuntansi 2011), Danshellia (DG 2011) dan Vicky Sandri (DG 2012).
Kedua puluh finalis ini akan menjalani karantina dengan pembekalan mengenai public speaking, blogging, technopreneurship, dan catwalking. Mereka dipersiapkan untuk tampil memukau di Malam Penganugerahan Miss UMN 2013 pada 9 Oktober mendatang. Pemenang akan ditentukan melalui voting SMS yang mulai dibuka pada Senin, 23 September 2013.
Serunya acara tak berhenti sampai di situ. Masih ada pengumuman pemenang UMN Hoodie yang diundi secara acak. Hadiah-hadiah yang diberikan sangat menarik, yakni ipod shuffle untuk 2 orang, iphone 4 untuk 1 orang dan tiket liburan ke Bali untuk 2 orang. Dan tibalah saat di mana Rupin’s Project, DJ Bilga dan DJ Gladiator menjadi performer penutup. Berakhirlah UMN Night Kamis (19/9) malam, nantikan UMN Night yang selanjutnya. (*)
Ternyata pengisi acara bukan hanya dari UMN saja, tetapi ada juga yang berasal dari bangku SMA. Band SMA Ora Et Labora BSD turut menyumbangkan 3 lagu untuk menghibur penonton yang memadati area Broadway Stage. Tampak di antara para penonton, 23 semifinalis Miss UMN 2013. Gadis-gadis cantik tersebut duduk di kursi-kursi terdepan dengan menggunakan busana maxi dress. Malam itu juga akan ditentukan 20 orang yang berhasil masuk ke babak final.
Video “Journey to 20” diputar sebagai pengantar menuju pengumuman 10 finalis pertama. Satu per satu nama dibacakan oleh MC, dan mereka disampirkan nomor finalis oleh R.A. Gabriella Imelda Wiseso, ketua panitia Miss UMN 2013. Sepuluh gadis tersebut ialah Daisy Claraviani (PR 2012), Jessica Putri Leona (PR 2011), Emily Karim (PR 2011), Skolastika Lupitawina (DG 2012), Oesella (DG 2011), Martha Novira (DG 2011), Alexandra Michelle Mirabel (PR 2011), Christy Mahawi (PR 2011), Sella Putri Arby (Animasi 2012), Marcella Astrid (SK 2011).
Acara dilanjutkan dengan penampilan Marvelous Voice dari UMN yang membuat penonton terpukau dengan lagu-lagu beriringan keyboard dan gitar. Kemudian, 13 semifinalis yang tersisa kembali dibuat ‘harap harap cemas’ karena segera diumumkan 10 finalis terakhir. Dan posisi tersebut diberikan pada Jessica Kurniawan (Akuntansi 2011), Gloria Putri (PR 2011), Caroline Natasha (DG 2011), Clara Alverina (Jurnalistik 2011), Svaradiva (Jurnalistik 2012), Sarah Devina (PR 2012), Maria Fandau (Akuntansi 2011), Steffi Aprilda (Akuntansi 2011), Danshellia (DG 2011) dan Vicky Sandri (DG 2012).
Kedua puluh finalis ini akan menjalani karantina dengan pembekalan mengenai public speaking, blogging, technopreneurship, dan catwalking. Mereka dipersiapkan untuk tampil memukau di Malam Penganugerahan Miss UMN 2013 pada 9 Oktober mendatang. Pemenang akan ditentukan melalui voting SMS yang mulai dibuka pada Senin, 23 September 2013.
Serunya acara tak berhenti sampai di situ. Masih ada pengumuman pemenang UMN Hoodie yang diundi secara acak. Hadiah-hadiah yang diberikan sangat menarik, yakni ipod shuffle untuk 2 orang, iphone 4 untuk 1 orang dan tiket liburan ke Bali untuk 2 orang. Dan tibalah saat di mana Rupin’s Project, DJ Bilga dan DJ Gladiator menjadi performer penutup. Berakhirlah UMN Night Kamis (19/9) malam, nantikan UMN Night yang selanjutnya. (*)
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika, Sistem Informasi, Sistem Komputer, Akuntansi, Manajemen,Ilmu Komunikasi, dan Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara.
Sunday, September 22, 2013
Posted by UMN
Tag :
akuntansi,
auditing,
bisnis.school,
ekonomi,
indonesia,
jakarta,
jurusan,
kuliah,
multimedia,
multimedia nusantara,
nusantara,
pajak,
perguruan,
perguruan tinggi,
tax,
taxation,
tinggi,
umn,
universitas
Studi Banding Telkom University ke UMN
September 19, 2013 : by Debora Thea / Universitas Multimedia Nusantara News Service
Jurusan DKV Universitas asal Bandung ini mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat kampus UMN pada Kamis (19/9).
Sebagai pembuka dari kunjungan studi
banding, mahasiswa-mahasiswi DKV Telkom University dikumpulkan di
Student Lounge untuk diberikan materi mengenai “Desain Komunikasi Visual
dan Teknologi Informasi” oleh Bapak Desi Dwi Kristanto, Dekan Fakultas
Seni dan Desain. Dijelaskan bagaimana perkembangan teknologi media,
hingga munculny motion picture dan interactive media.
Acara dilanjutkan dengan perkenalan
HMF-SD dan presentasi oleh BEM Eksternal Maestro 2013 Telkom University.
Mereka memperlihatkan seperti apa kampus mereka, fasilitas-fasilitas
yang ada, jurusan serta acara-acara kampus. Dijelaskan bahwa DKV Telkom
University memiliki dua konsentrasi yakni Technopreneurship dan
Multimedia Marketing, di mana keduanya memadukan unsur ekonomi dan seni.
Terakhir, dilakukan campus tour yang dipandu oleh para pengurus HMF-SD.
Perjalanan campus tour berujung di Gallery DKV yang terletak di lantai 2
Gedung C Kampus UMN.
Respon yang baik didapatkan dari
peserta studi banding. “Kita bisa tau sistem pembelajaran di UMN dan
kelebihan UMN. Yang menarik dari UMN ialah dari galerinya yang bagus
serta fasilitas yang sangat mendukung untuk mahasiswa,” ungkap Gerry,
mahasiswa DKV Telkom University angkatan 2011. (*)
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika, Sistem Informasi, Sistem Komputer, Akuntansi, Manajemen,Ilmu Komunikasi, dan Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara.
www.umn.ac.id
www.umn.ac.id
Posted by UMN
Tag :
akuntansi,
auditing,
bisnis.school,
ekonomi,
indonesia,
jakarta,
jurusan,
kuliah,
multimedia,
multimedia nusantara,
nusantara,
pajak,
perguruan,
perguruan tinggi,
tax,
taxation,
tinggi,
umn,
universitas
Universitas Multimedia Nusantara Kenalkan Accounting and Tax Centre
September 19, 2013 : by Debora Thea / Universitas Multimedia Nusantara News Service
Bekerja sama dengan Direktorat Jendral Pajak Banten, Accounting
& Tax Centre Universitas Multimedia Nusantara didirikan dengan tujuan untuk membantu masyarakat
dan civitas akademika menyelesaikan masalah bisnis dan accounting
mereka.
Tujuan lain didirikannya Accounting & Tax Centre ini ialah
sebagai wadah untuk pengembangan akuntansi dan perpajakan di mana
mahasiswa maupun dosen bisa mengaplikasikan apa yang sudah dipelajari di
dunia praktek.
“Kami akan menyelenggarakan berbagai kegiatan. Untuk accounting
centre misalnya dengan seminar atau pelatihan yang terkait dengan
accounting, memberikan jasa pelayanan untuk penyusunan laporan keuangan.
Sedangkan untuk pajak, ada kerja sama dengan DJP Banten untuk
memberikan konsultasi gratis setiap Selasa bagi mahasiswa dan
masyarakat, lalu pembukaan brevet pajak serta pengisian e-SPT,” jelas
ibu Ratnawati Kurnia, Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Multimedia Nusantara.
Seluruh jasa tersebut bisa dimanfaatkan oleh civitas akademika
seperti mahasiswa, keluarga mahasiswa serta masyarakat di sekitar
Tangerang, wajib pajak dan UMKM. Ini juga menjadi bentuk pengabdian
kepada masyarakat khususnya dari program studi Akuntansi. “Nama UMN bisa
semakin dikenal dan terbina kerjasama yang baik UMN dengan lingkungan
sekitar, bisa sama2 meningkatkan kinerja dari UKM-UKM di sekitar
Tangerang,” tutur Ibu Ratna.
Accounting & Tax Centre diperkenalkan di Function Hall kampus
UMN hari ini, Kamis (19/9). Selain itu, turut diadakan seminar
“Kebijakan Perpajakan Untuk Usaha Kecil dan Menengah” dengan pembicara
Kepala Bidang P2 Humas Direktorat Jendral Pajak DJP Banten Bapak Winahju
Mahartono, Dosen akuntansi UMN Bapak Waluyo, dan moderator Bapak
Wirasan B. Ilyas.
Dalam seminar tersebut, Bapak Winahju Mahartono memaparkan bahwa
berdasarkan kebijakan pemajakan UMKM, semua usahawan bisa memberikan
kontribusi kepada pemerintah sebesar 1%, termasuk unit kecil dan
menengah. Tetapi kedua unit tersebut masih belum optimal. Hal ini
berkaitan pula dengan tujuan dibentuknya Accounting & Tax Centre
UMN.
“Inilah kesempatan UMN untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak
khususnya di kabupaten Tangerang untuk melakukan setoran. Potensi wajib
pajak yang ada di wilayah kabupaten Tangerang cukup besar, dan kita tau
penerimaan Tiga Raksa membawahi kabupaten Tangerang penerimaan juga
besar, mungkin terbaik di level Kanwil,” ungkap beliau.
Universitas Multimedia Nusantara termasuk kampus kelima di wilayah Tangerang yang diajak untuk
bekerja sama oleh Dirjen Pajak, sebelumnya sudah ada Untirta, UPH,
Universitas Islam Syarif Hidayatullah dan STAN. Untuk ke depannya, masih
diharapkan akan tumbuh tax centre lainnya. “Semakin banyak kampus akan
memudahkan untuk mengedukasi wajib pajak. Mereka tidak perlu datang lagi
ke kantor pajak. Selain itu, mahasiswa juga termasuk calon wajib pajak
yang potensial,” jelas Bapak Winahju.
Accounting & Tax Centre UMN akan mulai beroperasi pada 1
Oktober 2013, di Gedung C UMN ruang 212. Jam operasional : 09.00 – 16.00
(*)
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika, Sistem Informasi, Sistem Komputer, Akuntansi, Manajemen,Ilmu Komunikasi, dan Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara.
www.umn.ac.id
www.umn.ac.id
Posted by UMN
Tag :
akuntansi,
auditing,
bisnis.school,
ekonomi,
indonesia,
jakarta,
jurusan,
kuliah,
multimedia,
multimedia nusantara,
nusantara,
pajak,
perguruan,
perguruan tinggi,
tax,
taxation,
tinggi,
umn,
universitas
SCTV Goes To Campus Universitas Multimedia Nusantara Hasilkan Calon Jurnalis Berbakat
September 18, 2013 : by Debora Thea / Universitas Multimedia Nusantara News Service
Kompetisi-kompetisi yang diselenggarakan oleh SCTV Goes To Campus kemarin mencapai puncaknya di hari ini. Beberapa finalis akhirnya terpilih untuk menyandang gelar juara.
SGTC
hari kedua dibuka dengan pengumuman mengenai 10 terbaik dari total 40
pesertaNews Presenter Competition yang berhasil masuk menjadi finalis.
Tantangan yang harus dihadapi di babak final ialah membacakan sebuah
topik yang dipilih secara acak oleh tim juri kemudian menjawab
pertanyaan dari tim panelis berkaitan dengan topik tersebut. Panelis
sendiri terdiri dari dosen-dosen UMN seperti Ibu Bertha Sri Eko, Ibu
Syarifah Amelia, Bapak Rony Agustino, Bapak Ramon, Bapak Ambang
Priyonggo, Bapak Lilik Dwi Mardjianto dan Bapak Inco Hary Perdana.
Sepuluh orang finalis tidak hanya dari UMN saja, tapi ada juga yang berasal dari LSPR, President University, UNTAR dan BINUS. Mereka memperlihatkan kemampuan untuk menguasai berita serta menyampaikannya dengan baik di depan kamera, dan mendapatkan penilaian dari dewan juri yakni Miko Toro dan Senandung Nacita. Turut hadir Wakil Pemimpin Redaksi Liputan 6 Bapak Putut Tri Husodo, Rektor UMN Bapak Ninok Leksono dan Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Bapak Andrey Andoko.
Seusai para finalis menyelesaikan tantangan mereka, diadakan workshop “Konvergensi Media Menuju Era Digital” untuk mengisi jeda sebelum pemenang dari Citizen Journalism dan News Presenter Competition diumumkan secara live dalam salah satu segmen di Liputan 6 Siang. Workshop ini dibawakan oleh Bapak Merdi Sofansyah, GM Fasilitasi Liputan 6.
Beliau mengutarakan bahwa media besar seperti TV mengantisipasi perkembangan digital dewasa ini dengan melakukan konvergensi, di mana bukan hanya tayangan utama di TV tapi juga secara online dan social media. Kemudian, diberikan pula gambaran seperti apa pekerjaan jurnalis yang sebenarnya di lapangan oleh Bapak Mauludin Anwar, GM Produksi Berita Liputan 6 serta sharing pengalaman menjadi news presenter oleh Retno Pinasti, news presenter Liputan 6.
Para pemenang dari kedua kompetisi pun akhirnya diumumkan live di liputan 6 siang. Untuk Citizen Journalism, didapatkan 3 tim pemenang. Juara 3 dengan judul paket berita “Ajang Miss UMN 2013” karya Andri, Albert Brando dan Ryan Rizal, juara 2 dengan judul “Perpustakaan Kampus UMN Digemari Mahasiswa” karya Octama Kriscahyanto, Jessica Noorsita dan Dea Andriani dan juara 1 dengan judul “Festival Kuliner Serpong” karya Abraham Ryan, Chandra Timothy dan Andy Garcia.
Sedangkan untuk News Presenter Competition, juara 3 diraih oleh Ivhanrel Eltrisna dari BINUS, juara 2 diraih oleh Ranieta dari LSPR dan juara 1 dinobatkan kepada Sylvia dari UMN. Ketiganya terpilih karena dianggap telah memenuhi kriteria untuk menjadi seorang news presenter. Dengan demikian berakhir rangkaian acara SGTC UMN 2013. Diharapkan event ini dapat memberikan ilmu dan pembelajaran seputar dunia jurnalistik. Dan tak lupa, selamat bagi para pemenang! (*)
Sepuluh orang finalis tidak hanya dari UMN saja, tapi ada juga yang berasal dari LSPR, President University, UNTAR dan BINUS. Mereka memperlihatkan kemampuan untuk menguasai berita serta menyampaikannya dengan baik di depan kamera, dan mendapatkan penilaian dari dewan juri yakni Miko Toro dan Senandung Nacita. Turut hadir Wakil Pemimpin Redaksi Liputan 6 Bapak Putut Tri Husodo, Rektor UMN Bapak Ninok Leksono dan Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Bapak Andrey Andoko.
Seusai para finalis menyelesaikan tantangan mereka, diadakan workshop “Konvergensi Media Menuju Era Digital” untuk mengisi jeda sebelum pemenang dari Citizen Journalism dan News Presenter Competition diumumkan secara live dalam salah satu segmen di Liputan 6 Siang. Workshop ini dibawakan oleh Bapak Merdi Sofansyah, GM Fasilitasi Liputan 6.
Beliau mengutarakan bahwa media besar seperti TV mengantisipasi perkembangan digital dewasa ini dengan melakukan konvergensi, di mana bukan hanya tayangan utama di TV tapi juga secara online dan social media. Kemudian, diberikan pula gambaran seperti apa pekerjaan jurnalis yang sebenarnya di lapangan oleh Bapak Mauludin Anwar, GM Produksi Berita Liputan 6 serta sharing pengalaman menjadi news presenter oleh Retno Pinasti, news presenter Liputan 6.
Para pemenang dari kedua kompetisi pun akhirnya diumumkan live di liputan 6 siang. Untuk Citizen Journalism, didapatkan 3 tim pemenang. Juara 3 dengan judul paket berita “Ajang Miss UMN 2013” karya Andri, Albert Brando dan Ryan Rizal, juara 2 dengan judul “Perpustakaan Kampus UMN Digemari Mahasiswa” karya Octama Kriscahyanto, Jessica Noorsita dan Dea Andriani dan juara 1 dengan judul “Festival Kuliner Serpong” karya Abraham Ryan, Chandra Timothy dan Andy Garcia.
Sedangkan untuk News Presenter Competition, juara 3 diraih oleh Ivhanrel Eltrisna dari BINUS, juara 2 diraih oleh Ranieta dari LSPR dan juara 1 dinobatkan kepada Sylvia dari UMN. Ketiganya terpilih karena dianggap telah memenuhi kriteria untuk menjadi seorang news presenter. Dengan demikian berakhir rangkaian acara SGTC UMN 2013. Diharapkan event ini dapat memberikan ilmu dan pembelajaran seputar dunia jurnalistik. Dan tak lupa, selamat bagi para pemenang! (*)
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika, Sistem Informasi, Sistem Komputer, Akuntansi, Manajemen,Ilmu Komunikasi, dan Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara.
www.umn.ac.id
Wednesday, September 18, 2013
Posted by UMN
Tag :
akuntansi,
auditing,
bisnis.school,
ekonomi,
indonesia,
jakarta,
jurusan,
kuliah,
multimedia,
multimedia nusantara,
nusantara,
pajak,
perguruan,
perguruan tinggi,
tax,
taxation,
tinggi,
umn,
universitas
News Presenter Competition SCTV Goes To Campus di Universitas Multimedia Nusantara
September 17, 2013 : by Debora Thea / Universitas Multimedia Nusantara News Service
Mendapat kesempatan
bicara di depan kamera ala news presenter liputan 6, itulah yang dirasakan oleh
peserta News Presenter Competition SGTC. Bukan hanya itu, mereka juga turut
dinilai langsung oleh tim dari SCTV.
Kompetisi ini dilangsungkan di
Function Hall UMN dalam dua tahap. Tahap pertama di hari Selasa (17/9), para
peserta yang berjumlah sekitar 40 orang tersebut diberikan topik secara acak
oleh tim SGTC untuk dibacakan di depan kamera. Mereka semua berpenampilan rapi
dan profesional layaknya news presenter.
Peserta bukan hanya dari UMN
saja, tapi ada juga yang berasal dari UPNVJ dan LSPR.Satu per satu mendapat
giliran untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca berita. Ada yang sudah
berpengalaman menjadi announcer radio
kampus maupun sebagai reporter di media kampus, sehingga pengalaman tersebut
dapat memperkuat performa mereka selama di panggung.
Sebelum melakukan kompetisi ini,
para peserta sudah melakukan persiapan tersendiri. “Sempat berlatih di depan
cermin, supaya tau nada kita seperti apa, cara bicara kita seperti apa,” jelas
Zerica Estefania, salah satu peserta dari jurusan jurnalistik.
Selama membacakan berita, mereka
ditayangkan secara live di
liputan6.com. Selain itu, mereka juga mendapatkan penilaian dan masukkan untuk
menjadi news presenter yang baik
langsung dari Miko Toro (produser Liputan 6), Senandung Nacita (news presenter Liputan 6) dan Ibnu
Jufraedy (dosen feature media siar UMN).
Ada banyak hal yang perlu
diperhatikan untuk menjadi news presenter
yang baik antara lain artikulasi yang jelas, penekanan nada, ekspresi
wajah, gerak tubuh, kecepatan bicara, volume suara dan pengaturan nafas. Tetapi
yang paling penting ialah penguasaan berita yang akan disampaikan.
Di akhir tahap pertama, seluruh peserta
diberikan 10 topik yang harus dipersiapkan di tahap selanjutnya. Akan dipilih
10 orang untuk melaju ke final, dan para finalis akan diberikan pertanyaan oleh
panelis berkenaan dengan salah satu dari 10 topik. Babak final dilaksanakan
esok hari, Rabu (18/9). (*)
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika, Sistem Informasi, Sistem Komputer, Akuntansi, Manajemen,Ilmu Komunikasi, dan Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara.
www.umn.ac.id
www.umn.ac.id
Posted by UMN
Tag :
akuntansi,
auditing,
bisnis.school,
ekonomi,
indonesia,
jakarta,
jurusan,
kuliah,
multimedia,
multimedia nusantara,
nusantara,
pajak,
perguruan,
perguruan tinggi,
tax,
taxation,
tinggi,
umn,
universitas