PaperOne Bagi-bagi Es Krim
October 9, 2013 : by Debora Thea / Universitas Multimedia Nusantara News Service
Dapat es krim gratis? Mudah, cukup ‘like’ facebook PaperOne, sudah bisa pilih es krim dengan rasa favoritmu. Bukan hanya itu, ada games menarik juga yang diadakan PaperOne di UMN.

Rabu (9/10) mobil PaperOne singgah di lobi UMN. Mereka datang dengan membuka dua stand, di luar dan di dalam lobi. Stand yang didirikan di luar tepatnya di depan mobil PaperOne, mengadakan program bagi-bagi es krim. Caranya sangat mudah, hanya dengan menge-like facebook PaperOne, sudah bisa mendapatkan satu cup es krim. Sedangkan stand kedua (di dalam), PaperOne menjual produk-produknya. Dan setiap pembelian produk gratis pembuatan karikatur.
“Acara ini sifatnya promosi untuk PaperOne, seperti yang sudah dilakukan ke 5 negara seperti Indonesia, Hongkong, Thailand, Malaysia dan Vietnam. Kami ingin mendekatkan PaperOne kepada consumer khususnya mahasiswa dan mahasiswi. Khusus untuk tahun ini, event diadakan hingga akhir tahun. Mudah-mudahan akan berlanjut sampai tahun ke depan,” jelas bapak Hendriss Wijaya, Country Sales & Marketing Head PaperOne.
Selain berbagi es krim, adapula games yang diadakan yakni makan sepuluh cup es krim dalam waktu 3 menit. Bagi pemenangnya, akan mendapatkan voucher Carrefour sebesar seratus ribu rupiah. “Kenapa es krim? Kita selalu ingat waktu masih sekolah sukanya fun. Nah fun itu yang seperti apa? Ya dengan ngumpul-ngumpul. Untuk mengajak orang supaya bisa ngumpul itu paling gampang dengan makanan, games. Apalagi kalangan mahasiswa dan mahasiswi sukanya yang fun jadi kita lakukan sesuatu yang tidak kolot,” tutur pak Hendriss.
UMN juga menjadi kampus pertama yang disinggahi oleh PaperOne setelah sebelumnya berkunjung ke offices. Mobil PaperOne sendiri akan ada di UMN dari hari ini (pukul 12.00-17.00) hingga Kamis (10/10) (sekitar pukul 14.00-17.00). Pak Hendriss juga turut menjelaskan mengapa PaperOne menjadikan mahasiswa dan mahasiswi sebagai target konsumennya. “Buat anak kuliahan, apalagi kalau lagi skripsi, kertas itu kan harus bagus dan bersih, PaperOne paling cocok. Pada saat bikin tugas juga mereka membutuhkan kertas dengan kualitas yang baik. Maka itu kami melakukan pendekatan ke kampus-kampus.”
Dengan kegiatan ini, tentunya PaperOne yang merupakan produk Indonesia yang sudah dijual ke 75 negara ini memiliki sebuah target pencapaian. “Kami ingin supaya konsumen lebih kenal, ingat, dan selalu pakai PaperOne. Setelah mereka lulus pun hingga mereka bekerja,” ungkap pak Hendriss. (*)
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika|Sistem Informasi|Sistem Komputer|Akuntansi|Manajemen|Ilmu Komunikasi|Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara. www.umn.ac.id
Dapat es krim gratis? Mudah, cukup ‘like’ facebook PaperOne, sudah bisa pilih es krim dengan rasa favoritmu. Bukan hanya itu, ada games menarik juga yang diadakan PaperOne di UMN.
Rabu (9/10) mobil PaperOne singgah di lobi UMN. Mereka datang dengan membuka dua stand, di luar dan di dalam lobi. Stand yang didirikan di luar tepatnya di depan mobil PaperOne, mengadakan program bagi-bagi es krim. Caranya sangat mudah, hanya dengan menge-like facebook PaperOne, sudah bisa mendapatkan satu cup es krim. Sedangkan stand kedua (di dalam), PaperOne menjual produk-produknya. Dan setiap pembelian produk gratis pembuatan karikatur.
“Acara ini sifatnya promosi untuk PaperOne, seperti yang sudah dilakukan ke 5 negara seperti Indonesia, Hongkong, Thailand, Malaysia dan Vietnam. Kami ingin mendekatkan PaperOne kepada consumer khususnya mahasiswa dan mahasiswi. Khusus untuk tahun ini, event diadakan hingga akhir tahun. Mudah-mudahan akan berlanjut sampai tahun ke depan,” jelas bapak Hendriss Wijaya, Country Sales & Marketing Head PaperOne.
Selain berbagi es krim, adapula games yang diadakan yakni makan sepuluh cup es krim dalam waktu 3 menit. Bagi pemenangnya, akan mendapatkan voucher Carrefour sebesar seratus ribu rupiah. “Kenapa es krim? Kita selalu ingat waktu masih sekolah sukanya fun. Nah fun itu yang seperti apa? Ya dengan ngumpul-ngumpul. Untuk mengajak orang supaya bisa ngumpul itu paling gampang dengan makanan, games. Apalagi kalangan mahasiswa dan mahasiswi sukanya yang fun jadi kita lakukan sesuatu yang tidak kolot,” tutur pak Hendriss.
UMN juga menjadi kampus pertama yang disinggahi oleh PaperOne setelah sebelumnya berkunjung ke offices. Mobil PaperOne sendiri akan ada di UMN dari hari ini (pukul 12.00-17.00) hingga Kamis (10/10) (sekitar pukul 14.00-17.00). Pak Hendriss juga turut menjelaskan mengapa PaperOne menjadikan mahasiswa dan mahasiswi sebagai target konsumennya. “Buat anak kuliahan, apalagi kalau lagi skripsi, kertas itu kan harus bagus dan bersih, PaperOne paling cocok. Pada saat bikin tugas juga mereka membutuhkan kertas dengan kualitas yang baik. Maka itu kami melakukan pendekatan ke kampus-kampus.”
Dengan kegiatan ini, tentunya PaperOne yang merupakan produk Indonesia yang sudah dijual ke 75 negara ini memiliki sebuah target pencapaian. “Kami ingin supaya konsumen lebih kenal, ingat, dan selalu pakai PaperOne. Setelah mereka lulus pun hingga mereka bekerja,” ungkap pak Hendriss. (*)
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika|Sistem Informasi|Sistem Komputer|Akuntansi|Manajemen|Ilmu Komunikasi|Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara. www.umn.ac.id
Thursday, October 10, 2013
Posted by UMN
Tag :
akuntansi,
auditing,
bisnis.school,
ekonomi,
indonesia,
jakarta,
kuliah,
multimedia nusantara,
pajak,
perguruan tinggi,
tax,
taxation,
umn,
universitas
Inovasi Untuk Kebangkitan Bangsa
October 7, 2013 : by Debora Thea / Universitas Multimedia Nusantara News Service
Indonesia selama ini lebih banyak sebagai pengguna saja dari aplikasi-aplikasi yang beredar di dunia dan hal tersebut tak bisa dibiarkan terus-menerus. Itulah sebabnya diadakan IWIC untuk menghasilkan entrepreneur muda demi kebangkitan tanah air.

Indosat Wireless Innovation Contest (IWIC) merupakan program CSR dari Indosat yang bertujuan untuk menciptakan berbagai inovasi dari anak Indonesia yang akan bermanfaat untuk pengembangan telekomunikasi dan teknologi informasi nasional. Tahun 2013 menjadi tahun ketujuh penyelenggaraan IWIC, dan tahun ini pula ada format baru untuk pemilihan calon pemenang. Akan diadakan bootcamp selama dua hari untuk para finalis.
Yang diperlombakan di IWIC ialah ide. Para peserta cukup memberikan proposal mengenai ide aplikasi yang kreatif, menarik dan usable. Bapak Arie Subagja dari Indosat menjelaskan ada dua kategori aplikasi yang bisa diikutsertakan; OS Categories (prototipe sudah jadi/bekerja akan lebih baik) dan Service Categories (olahraga, musik, info, store, social media, video, game). Jurinya sendiri telah dipilih oleh Indosat, terdiri dari perwakilan Founder Institute, Kompas Gramedia dan Blackberry. “Kriteria penilaian dilihat dari orisinalitas konsep, penggunaan yang efektif dari OS untuk kategori OS, Indispensability serta skala peluang,” jelas pak Arie.
Hingga saat ini, UMN merupakan kampus ke-15 yang didatangi. Pak Arie berharap dari UMN juga akan muncul ide-ide yang menarik dan kreatif. Selain Pak Arie, turut hadir Sandy Colondam, pemenang IWIC empat tahun berturut-turut (2008-2011). Ia memberikan tips-tips dalam membuat ide, ide yang baik seperti apa, bagaimana mencari inspirasi untuk ide, sumber-sumber ide. Sandy pun memperlihatkan contoh-contoh proposal ide aplikasinya yang ia ajukan ke panita IWIC sehingga dapat menjadi pemenang. Di akhir acara, mahasiswa-mahasiswi UMN ditantang untuk bisa menggantikan posisi Sandy di IWIC tahun ini.
Berikut periode kompetisi IWIC 2013 :
• End Submission : 1 November 2013
• Nominator Announcement : 11 November 2013
• Innovation Bootcamp : 18-19 November 2013
• Winner Announcement : 20 November 2013
Untuk registrasi peserta dan informasi lebih lanjut, dapat langsung diakses di http://iwic7.indosat.com
Bagi kamu yang tertarik, jangan lewatkan kesempatan ini. Segera mendaftar dan majukan Indonesia dengan ide-idemu! (*)
Indonesia selama ini lebih banyak sebagai pengguna saja dari aplikasi-aplikasi yang beredar di dunia dan hal tersebut tak bisa dibiarkan terus-menerus. Itulah sebabnya diadakan IWIC untuk menghasilkan entrepreneur muda demi kebangkitan tanah air.
Indosat Wireless Innovation Contest (IWIC) merupakan program CSR dari Indosat yang bertujuan untuk menciptakan berbagai inovasi dari anak Indonesia yang akan bermanfaat untuk pengembangan telekomunikasi dan teknologi informasi nasional. Tahun 2013 menjadi tahun ketujuh penyelenggaraan IWIC, dan tahun ini pula ada format baru untuk pemilihan calon pemenang. Akan diadakan bootcamp selama dua hari untuk para finalis.
Yang diperlombakan di IWIC ialah ide. Para peserta cukup memberikan proposal mengenai ide aplikasi yang kreatif, menarik dan usable. Bapak Arie Subagja dari Indosat menjelaskan ada dua kategori aplikasi yang bisa diikutsertakan; OS Categories (prototipe sudah jadi/bekerja akan lebih baik) dan Service Categories (olahraga, musik, info, store, social media, video, game). Jurinya sendiri telah dipilih oleh Indosat, terdiri dari perwakilan Founder Institute, Kompas Gramedia dan Blackberry. “Kriteria penilaian dilihat dari orisinalitas konsep, penggunaan yang efektif dari OS untuk kategori OS, Indispensability serta skala peluang,” jelas pak Arie.
Hingga saat ini, UMN merupakan kampus ke-15 yang didatangi. Pak Arie berharap dari UMN juga akan muncul ide-ide yang menarik dan kreatif. Selain Pak Arie, turut hadir Sandy Colondam, pemenang IWIC empat tahun berturut-turut (2008-2011). Ia memberikan tips-tips dalam membuat ide, ide yang baik seperti apa, bagaimana mencari inspirasi untuk ide, sumber-sumber ide. Sandy pun memperlihatkan contoh-contoh proposal ide aplikasinya yang ia ajukan ke panita IWIC sehingga dapat menjadi pemenang. Di akhir acara, mahasiswa-mahasiswi UMN ditantang untuk bisa menggantikan posisi Sandy di IWIC tahun ini.
Berikut periode kompetisi IWIC 2013 :
• End Submission : 1 November 2013
• Nominator Announcement : 11 November 2013
• Innovation Bootcamp : 18-19 November 2013
• Winner Announcement : 20 November 2013
Untuk registrasi peserta dan informasi lebih lanjut, dapat langsung diakses di http://iwic7.indosat.com
Bagi kamu yang tertarik, jangan lewatkan kesempatan ini. Segera mendaftar dan majukan Indonesia dengan ide-idemu! (*)
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika|Sistem Informasi|Sistem Komputer|Akuntansi|Manajemen|Ilmu Komunikasi|Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara. www.umn.ac.id
Tuesday, October 8, 2013
Posted by UMN
Tag :
akuntansi,
auditing,
bisnis.school,
ekonomi,
indonesia,
jakarta,
jurusan,
kuliah,
multimedia nusantara,
pajak,
tax,
taxation,
umn,
universitas
Tes Beasiswa UMN Gading Serpong
October 7, 2013 : by Debora Thea / Universitas Multimedia Nusantara News Service
Selain tes beasiswa di beberapa daerah, UMN juga menyelenggarakan tes tersebut di kampus Gading Serpong untuk murid SMA di Jakarta, Tangerang dan sekitarnya.
Tes
dilaksanakan hari Minggu (6/10) dari pukul 10 hingga 12. Materi tesnya
sendiri untuk seluruh program studi hampir sama, yakni Matematika,
Logika, Bahasa Indonesia dan Inggris. Tapi khusus untuk prodi DKV,
diadakan pula tes gambar.
Hari itu terlihat banyak orangtua yang datang ke UMN. Sembari menunggu anak-anaknya tes, mereka diundang ke Function Hall untuk mendapatkan info mengenai kampus UMN dari bapak Andrey Andoko; fasilitasnya apa saja, program studi, kerjasama dengan grup Kompas Gramedia serta perusahaan lainnya, kerjasama dengan universitas internasional untuk program magang dan S2.
Kemudian, ibu Endang Widyastuti juga memberikan informasi mengenai jalur apa saja yang bisa ditempuh untuk bisa menjadi mahasiswa-mahasiswi UMN. Terakhir, ada sharing dari alumni UMN, Michael Nauli Basa Lie (Manajemen 2008) dan Ericko (TI 2009) mengenai apa saja yang dialami selama berkuliah di UMN dan penerapannya di dunia kerja yang sesungguhnya.
Setelah dari Function Hall, orangtua diajak untuk campus visit agar mereka lebih mengenal lingkungan kampus di mana anak-anaknya akan berada kelak. Dan kampus UMN ini rupanya sudah menciptakan kesan pada mereka, seperti ibu Inge dan bapak Anto, orangtua calon mahasiswi prodi DKV. “Secara umum baik, dalam arti kata sekarang ini sesuatu yang environmental friendly lagi ngetrend. Kebetulan UMN bisa menunjang itu dari gedung kampusnya, dari tamannya, pemanfaatan cahaya, tidak pakai AC, semuanya menghemat energi dan saya suka,” jelas ibu Inge. Bapak Anto pun menambahkan, “Untuk futurenya nanti bagus, ini betul-betul memberikan fasilitas untuk komunitas mahasiswa. Saya harapkan progres ke depannya baik dan sesuai dengan rencana.” (*)
Selain tes beasiswa di beberapa daerah, UMN juga menyelenggarakan tes tersebut di kampus Gading Serpong untuk murid SMA di Jakarta, Tangerang dan sekitarnya.
Hari itu terlihat banyak orangtua yang datang ke UMN. Sembari menunggu anak-anaknya tes, mereka diundang ke Function Hall untuk mendapatkan info mengenai kampus UMN dari bapak Andrey Andoko; fasilitasnya apa saja, program studi, kerjasama dengan grup Kompas Gramedia serta perusahaan lainnya, kerjasama dengan universitas internasional untuk program magang dan S2.
Kemudian, ibu Endang Widyastuti juga memberikan informasi mengenai jalur apa saja yang bisa ditempuh untuk bisa menjadi mahasiswa-mahasiswi UMN. Terakhir, ada sharing dari alumni UMN, Michael Nauli Basa Lie (Manajemen 2008) dan Ericko (TI 2009) mengenai apa saja yang dialami selama berkuliah di UMN dan penerapannya di dunia kerja yang sesungguhnya.
Setelah dari Function Hall, orangtua diajak untuk campus visit agar mereka lebih mengenal lingkungan kampus di mana anak-anaknya akan berada kelak. Dan kampus UMN ini rupanya sudah menciptakan kesan pada mereka, seperti ibu Inge dan bapak Anto, orangtua calon mahasiswi prodi DKV. “Secara umum baik, dalam arti kata sekarang ini sesuatu yang environmental friendly lagi ngetrend. Kebetulan UMN bisa menunjang itu dari gedung kampusnya, dari tamannya, pemanfaatan cahaya, tidak pakai AC, semuanya menghemat energi dan saya suka,” jelas ibu Inge. Bapak Anto pun menambahkan, “Untuk futurenya nanti bagus, ini betul-betul memberikan fasilitas untuk komunitas mahasiswa. Saya harapkan progres ke depannya baik dan sesuai dengan rencana.” (*)
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika|Sistem Informasi|Sistem Komputer|Akuntansi|Manajemen|Ilmu Komunikasi|Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara. www.umn.ac.id
Posted by UMN
Tag :
akuntansi,
auditing,
bisnis.school,
ekonomi,
indonesia,
jakarta,
multimedia nusantara,
pajak,
tax,
taxation,
umn,
universitas
Tren Aplikasi Banking
October 3, 2013 : by Debora Thea / Universitas Multimedia Nusantara News Service
Terlepas dari sistem banking yang konvensional, ada beberapa metode aplikasi banking modern yang bisa diterapkan dan diarahkan untuk menjadi the future of banking.
Dalam
seminar bertajuk ‘Tren Aplikasi Banking’ yang dibawakan Pak Adriansyah
dari Anabatic Technology, dijelaskan tiga metode yang memudahkan orang
untuk berbanking, sehingga tak perlu lagi melakukan cara-cara konvensional.
Metode-metode tersebut antara lain :
• Branchless Banking, menyediakan jasa banking di luar cara-cara tradisional. Dikemas dengan dua cara seperti web/phone banking atau adanya agen bank (orang luar yang bekerja mengatas namakan bank) untuk menjangkau masyarakat yang berada di daerah-daerah yang belum terjamah.
• Electronic Money, penting mengapa? Karena untuk mencetak uang secara cash butuh biaya yang banyak. Biaya untuk mencetak koin seribu perak lebih besar dari seribu perak. Kalau uang kertas sudah banyak yang kusam dan tak layak, harus dimusnahkan dan perlu dicetak ulang lagi. Kemudian untuk menghindari resiko pemalsuan uang kertas. Electronic Money ada chip dan pin yang bisa membuatnya lebih aman. Selain itu, electronic money bisa dilimit untuk menghindari korupsi.
• Mobile Payment Melihat dari jumlah pengguna smartphone, di Indonesia ranking ke 8 (hingga 2012) Phone berubah menjadi dompet, bisa untuk ticketing, booking, mobile advertising, cash payment, banking.
Ketiga aplikasi tersebut memiliki kesamaan yaitu Mobility akan dijadikan the future of banking. Supaya banyak yang mau menggunakannya, sistem pun harus beroperasi dengan cepat, nyaman dan aman. Untuk itu, semuanya pasti harus menjalani sertifikasi keamanan terlebih dulu. (*)
Metode-metode tersebut antara lain :
• Branchless Banking, menyediakan jasa banking di luar cara-cara tradisional. Dikemas dengan dua cara seperti web/phone banking atau adanya agen bank (orang luar yang bekerja mengatas namakan bank) untuk menjangkau masyarakat yang berada di daerah-daerah yang belum terjamah.
• Electronic Money, penting mengapa? Karena untuk mencetak uang secara cash butuh biaya yang banyak. Biaya untuk mencetak koin seribu perak lebih besar dari seribu perak. Kalau uang kertas sudah banyak yang kusam dan tak layak, harus dimusnahkan dan perlu dicetak ulang lagi. Kemudian untuk menghindari resiko pemalsuan uang kertas. Electronic Money ada chip dan pin yang bisa membuatnya lebih aman. Selain itu, electronic money bisa dilimit untuk menghindari korupsi.
• Mobile Payment Melihat dari jumlah pengguna smartphone, di Indonesia ranking ke 8 (hingga 2012) Phone berubah menjadi dompet, bisa untuk ticketing, booking, mobile advertising, cash payment, banking.
Ketiga aplikasi tersebut memiliki kesamaan yaitu Mobility akan dijadikan the future of banking. Supaya banyak yang mau menggunakannya, sistem pun harus beroperasi dengan cepat, nyaman dan aman. Untuk itu, semuanya pasti harus menjalani sertifikasi keamanan terlebih dulu. (*)
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika|Sistem Informasi|Sistem Komputer|Akuntansi|Manajemen|Ilmu Komunikasi|Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara. www.umn.ac.id
Posted by UMN
Tag :
akuntansi,
auditing,
bisnis.school,
ekonomi,
indonesia,
jakarta,
multimedia nusantara,
pajak,
tax,
taxation,
umn,
universitas
Gerbang Menuju Karir
October 3, 2013 : by Debora Thea / Universitas Multimedia Nusantara News Service
Inilah sebuah kesempatan emas khususnya bagi mahasiswa tingkat akhir yang akan segera terjun ke dunia kerja yang sesungguhnya. Sebanyak 60 perusahaan hadir untuk menawarkan posisi yang diiginkan pelamar.
Rangkaian Career dan Scholarship Day periode Oktober 2013 dimulai pada tanggal 1, dengan diselenggarakannya dua seminar di hari yang sama. Topik pertama yakni ‘sukses dalam interview kerja’ dengan pembicara Bapak Jimmy Perangin-angin, Division Head of HR, GA & Legal PT. Erajaya Tbk. Beliau menjelaskan mengenai tahap-tahap awal dalam melamar pekerjaan seperti bagaimana menulis CV yang baik, trik dalam melakukan interview.
Sedangkan sesi kedua dibawakan oleh Ibu Elisa Tanzino, HR Generalist PT. Santos Jaya Abadi (Kapal Api) mengenai ‘personal branding’. Berbeda dengan topik pertama, topik ini lebih membahas mengenai bagaimana personality yang bagus agar kita bisa diterima oleh orang lain (dalam hal ini perusahaan).
Untuk pameran karirnya sendiri diadakan tanggal 2-3 Oktober di Function Hall UMN. Perusahaan yang diundang mencakup keseluruhan bidang studi UMN (Ilkom, DKV, Ekonomi dan ICT). Mereka tidak hanya menyediakan tempat untuk bekerja tapi juga untuk magang.“Antusiasme dari mahasiswa cukup tinggi, ramai. Tapi memang bedanya saat periode April kemarin lebih banyak aplikan untuk magang, sedangkan yang sekarang lebih ke kerja,” ungkap Ibu Ika Yanuarti daribidang Career Development UMN.
Sejak tahun 2013, Career & Scholarship Day dilaksanakan dua kali, yakni April dan Oktober, bertepatan denganwisuda mahasiswa bulan Mei dan November. Selain untuk mahasiswa yang akan diwisuda, kesempatan ini juga terbuka untuk alumni UMN. (*)
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika|Sistem Informasi|Sistem Komputer|Akuntansi|Manajemen|Ilmu Komunikasi|Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara. www.umn.ac.id
Thursday, October 3, 2013
Posted by UMN
Tag :
akuntansi,
auditing,
bisnis.school,
ekonomi,
indonesia,
jakarta,
jurusan,
multimedia,
multimedia nusantara,
pajak,
tax,
taxation,
umn,
universitas
Mari Bangga Berbatik
October 2, 2013 : by Debora Thea / Universitas Multimedia Nusantara News Service
Dalam rangka memperingati hari batik nasional yang jatuh pada tanggal 2 Oktober, segenap civitas akademika UMN dihimbau untuk menggunakan batik. Terlihat cukup banyak dari mereka yang menjalankan aktivitas di kampus hari ini dengan batik yang beragam. Di samping bentuk fisiknya, batik ternyata memiliki arti tersendiri di mata para mahasiswa.
Diharapkan nantinya batik tidak hanya digunakan di hari batik nasional saja tetapi juga di hari-hari biasa. Mari bangga dengan warisan budaya kita! (*)
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika|Sistem Informasi|Sistem Komputer|Akuntansi|Manajemen|Ilmu Komunikasi|Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara. www.umn.ac.id
Posted by UMN
Tag :
akuntansi,
auditing,
bisnis.school,
ekonomi,
indonesia,
jakarta,
jurusan,
multimedia,
multimedia nusantara,
pajak,
tax,
taxation,
umn
DKV Against The Titans
September 30, 2013 : by Debora Thea / Universitas Multimedia Nusantara News Service
Diselenggarakan selama sepekan, event DKV ini menyuguhkan berbagai lomba berbasis kreatifitas dengan hadiah-hadiah yang menarik.
Dimulai sejak Senin
(23/9) di lobby UMN, Against The Titans ini mengadakan lomba-lomba
seputar dunia desain komunikasi visual seperti drawing, illustration,
comic making, digital painting, photography, 3D visualization, sculpting
dan costume design. Perlombaan digelar secara terbuka, di mana peserta
langsung mengerjakan karya mereka di tempat saat itu juga, dengan batas
waktu yang telah ditentukan. Penonton pun dapat menyaksikannya secara
langsung. Yang menarik ialah peserta tidak hanya dari kalangan mahasiswa
tetapi dosen pun ikut berpartisipasi.
Bukan hanya perlombaan saja tapi ada juga seminar-seminar dengan topik yang berbeda di setiap harinya. Adapun sponsor dari event ini ialah Pixelindie, Wacom, Canson, Staples dan Datascrip. Beberapa di antaranya membuka stand dan ikut meramaikan lobby. Puncak acara dilaksanakan pada Jum’at (27/9) di mana dipilih pemenang dari masing-masing kategori lomba. Tidak ada juri khusus, para pengujung lah yang memegang andil dalam menentukan siapa pemenangnya dengan cara voting. Mereka diberikan post-it untuk ditempelkan pada karya yang mereka sukai. Dan berikut nama peserta yang berhasil menyandang juara :
Bukan hanya perlombaan saja tapi ada juga seminar-seminar dengan topik yang berbeda di setiap harinya. Adapun sponsor dari event ini ialah Pixelindie, Wacom, Canson, Staples dan Datascrip. Beberapa di antaranya membuka stand dan ikut meramaikan lobby. Puncak acara dilaksanakan pada Jum’at (27/9) di mana dipilih pemenang dari masing-masing kategori lomba. Tidak ada juri khusus, para pengujung lah yang memegang andil dalam menentukan siapa pemenangnya dengan cara voting. Mereka diberikan post-it untuk ditempelkan pada karya yang mereka sukai. Dan berikut nama peserta yang berhasil menyandang juara :
Illustration & Drawing
- Juara 1 : Natasha Cindy
- Juara 2 : Yulio
- Juara 3 : Stefanus
- Juara 4 : Rimanti
- Juara 5 : Brigitta
Digital Painting
- Juara 1 : Dimas Ari
- Juara 2 : Cecilia
- Juara 3 : Oriska
Photography
- Juara 1 : Caroline Natasha
- Juara 2 : Angelica Andriani
3D Visualization
- Juara : Yudi
Sculpting
- Juara : Willy
Comic Making
- Juara : Angelica
Selamat bagi para pemenang dan segenap panitia Against The Titans. Teruslah berkarya dengan event menarik lainnya! (*)
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika|Sistem Informasi|Sistem Komputer|Akuntansi|Manajemen|Ilmu Komunikasi|Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara. www.umn.ac.id
Wednesday, October 2, 2013
Posted by UMN
Tag :
akuntansi,
auditing,
bisnis.school,
ekonomi,
indonesia,
jakarta,
jurusan,
kuliah,
multimedia,
multimedia nusantara,
nusantara,
pajak,
perguruan,
perguruan tinggi,
tax,
taxation,
tinggi,
umn,
universitas