Logo Sky Star Ventures Hasil Karya Mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara

September 10, 2013 : by Chininta Rizka Angelia / Universitas Multimedia Nusantara News Service

“Sisi bintang bagian bawah, diberi motion dari kiri bawah ke kanan atas untuk menggambarkan perjalanan tenant dari bawah hingga ke atas.  Sementara sisi yang lebih panjang digambarkan sebagai tangga untuk menuju ke atas”, papar Aland.


Bussiness Incubator yang dikomersilkan dengan nama “Sky Star Ventures” diharapkan menjadi sebuah perusahaan yang dapat membimbing start-up start-up bisnis, bukan hanya sebuah ide melainkan menjadi usaha nyata. Setelah mengadakan Bussiness Plan Competition yang dimenangkan oleh Dream Box, Bussiness Incubator UMN mengadakan lomba desain logo Bussiness Incubator.

Kriteria penilaian dalam lomba logo tersebut, diantaranya nama brand dan logo harus selaras dengan visi misi Business Incubator, harus melengkapi satu sama lain, harus orisinal dan bukan hasil meniru. Setelah melewati beberapa proses, maka terpilihlah Aland Sinduartha (prodi DKV 2009) sebagai pemenangnya.

Logo Sky Star Ventures memiliki filosofi tersendiri. Bintang  memberikan kesan sesuatu yg tinggi dan tak mudah dijangkau. Bintang juga menggambarkan kantor Sky Star Ventures yang berada di lantai 12 gedung C UMN, yang merupakan lantai paling atas. Hal ini memiliki makna bahwa Sky Star Ventures dapat membimbing tenant-tenant dari start-up hingga mencapai kesuksesan.

“Sisi bintang bagian bawah, diberi motion dari kiri bawah ke kanan atas untuk menggambarkan perjalanan tenant dari bawah hingga ke atas.  Sementara sisi yang lebih panjang digambarkan sebagai tangga untuk menuju ke atas”, papar Aland.

Sky Star Ventures membimbing tenant dari hanya sebuah Bussiness Plan hingga berkembang menjadi usaha nyata. Warna hijau pada bintang dipilih untuk menangkap kesan ide-ide baru yang fresh tersebut. Pilihan warna background yang gelap bertujuan untuk memberikan kesan elegan dan eksklusif. Sementara, warna hijau yang dipilih adalah hijau semi grey, supaya terlihat senada.

“Huruf A pada Sky Star Ventures juga custom. Saya pilih bentuk segitiga supaya terkesan bisnis yang dibina dari bawah dan dibimbing hingga mencapai sukses di atas. Sedangkan warna Sky Star dibuat lebih terang dari pada Ventures untuk memberi emphasize”, tambah Aland.

Aland Sinduartha adalah pemenang desain logo Bussiness Incubator sekaligus salah satu anggota Dream Box, pemenang Bussiness Plan Competition. Saat ini, Dream Box merupakan satu-satunya tenant yang berada di bawah naungan Sky Star Ventures, menyisihkan 4 finalis lainnya. Sky Star Ventures masih membuka kesempatan bagi para Civitas Academica yang memiliki ide bisnis. Mereka dapat mengumpulkan proposal ide bisnis melalui email ke yovita@umn.ac.id dan Cc ke geraldine@umn.ac.id paling lambat 30 September 2013. (*)


Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika, Sistem Informasi, Sistem Komputer, Akuntansi, Manajemen, Ilmu Komunikasi, dan Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara.
www.umn.ac.id

Menjadi Enterpreneur Mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara Ciptakan Dream Box

September 10, 2013 : by Chininta Rizka Angelia / Universitas Multimedia Nusantara News Service

“Saat ini kami sudah project dari perusahaan dengan brand Castrol, Top One, Marina, dan lain sebagainya. Perusahaan ini lebih ke Bussiness to Bussiness. Yang lebih membanggakan adalah kami diminta untuk membuat website Pos Logistik, yang berada di bawah naungan Pos Indonesia”, ujar Aland.


Berawal dari Business Plan Competition yang diadakan oleh Bussiness Incubator UMN, keempat lelaki ini memulai kariernya. Mereka men-submit 3 ide bisnis dan pada akhirnya 1 ide yang lolos masuk ke final.  Setelah melewati tahapan seleksi ide bisnis dan presentasi, mereka berhasil meraih juara 1 Bussiness Plan Competition. Mereka adalah Timothy (Teknik Informatika 2009), Osbert Adrianto dan Daniel Hermansyah (Akuntansi 2009), Aland Sinduartha (Desain Komunikasi Visual 2009), yang tergabung dalam ‘Dream Box’.

Menyisihkan 4 finalis lainnya, tim ‘Dream Box’ mendapatkan kesempatan untuk mengimplementasikan bisnis mereka di bawah naungan divisi Bussiness Incubator. Bussiness Incubator yang dikomersilkan dengan nama “Sky Star Ventures” diharapkan menjadi sebuah perusahaan yang dapat membimbing start-up start-up bisnis, bukan hanya sebuah ide melainkan menjadi usaha nyata.

Saat ini, Dream Box merupakan satu-satunya tenant yang berada di bawah naungan Sky Star Ventures. Berasal dari latar belakang yang berbeda, mereka mampu berkomitmen untuk membangun sebuah bisnis. “Tim kita terdiri dari anak IT, desain, dan akuntansi. Kita saling melengkapi. Misalnya, anak Desain punya konsep bagus tapi percuma ngga ngerti koding, sementara IT bisa koding tapi desainnya ngga bagus, jadi kurang maksimal. Kita memiliki komitmen untuk rela menahan ego masing-masing, bisa bekerja sama, dan bisa menerima saran dari orang lain”, ujar Daniel.

Bisnis yang diusung oleh mereka terkait dengan IT and Design House. Project-project yang mereka terima dapat dikatakan ‘WOW’ untuk sebuah kelompok bisnis yang masih berumur setahun jagung. “Saat ini kami sudah project dari perusahaan dengan brand Castrol, Top One, Marina, dan lain sebagainya. Perusahaan ini lebih ke Bussiness to Bussiness. Yang lebih membanggakan adalah kami diminta untuk membuat website Pos Logistik, yang berada di bawah naungan Pos Indonesia”, ujar Aland.

Dengan bekal dan pengalaman yang dimiliki ‘Dream Box’ saat ini, mereka memiliki target dan harapan yang harus dicapai nantinya. “Saat ini kita merasa masih belum fokus, ditawarin apa aja bisa. Harapannya kita bisa lebih fokus, punya spesialisasi, punya human resources yang banyak biar bisa menerima project besar”, tambah Aland.


Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika, Sistem Informasi, Sistem Komputer, Akuntansi, Manajemen, Ilmu Komunikasi, dan Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara.
www.umn.ac.id

Mahasiswa Magang Universitas Multimedia Nusantara Mengadakan Metamorfosa Batik Indonesia

September 9, 2013 : by Jesslyn Catherine / Universitas Multimedia Nusantara News Service

“Kami sudah berusaha keras untuk acara ini. Mulai dari membuat konsep acara, mencari pengisi acara, mengontak seluruh media, mencari sponsorship, sampai mengeksekusi acara hari ini. Syukurlah, semua berjalan lancar!”, ujar Merli, salah satu anak UMN.


Keindahan batik nusantara tidak pernah hilang dari masa ke masa, dengan berbagai ragam dan motifnya  batik selalu jadi pusat perhatian fashion dari berbagai penjuru dunia. Metamorfosa Batik Indonesia merupakan acara yang mengangkat tren batik modern dengan tujuan untuk mendukung perkembangan budaya lokal di tengah maraknya budaya asing di Indonesia. Acara yang berlangsung pada hari Sabtu, 7 September 2013 pukul 14.00-17.00 WIB bertempat di Nareswari Lounge (Ground Floor), Mall Alam Sutera. 

Rangkaian acara dalam Metamorfosa Batik Indonesia, meliputi Talk Show “Inspirasi Kreasi Batik” by Carmanita, Fashion Show by Alun-Alun SOGO Indonesia, dan gathering khusus untuk Nareswari Shopping Club member. Carmanita menjadi narasumber di sini berkat hasil karyanya untuk Indonesia yang sudah tidak diragukan lagi.

Acara ini diselenggarakan oleh mahasiswa-mahasiswa program studi Ilmu Komunikasi yang sedang praktik kerja magang di Mall @ Alam Sutera. Di Universitas Multimedia Nusantara (UMN), kerja magang adalah mata kuliah wajib yang harus dijalani ketika mahasiswa UMN memasuki semester 7. Pekerjaan yang diambil pun harus sesuai dengan program studi mereka, sehingga teori yang didapat saat perkuliahan dapat dipraktekkan pada saat kerja magang.

Mahasiswa UMN yang melakukan praktik kerja magang selama 2 bulan di Mall @ Alam Sutera ini diberi kekuasaan penuh untuk mematangkan sebuah konsep event yang akan mereka adakan nantinya. Tugas mereka meliputi menciptakan brand awareness, dealing, dan media relations. Mereka juga dilatih untuk dapat bekerja dengan penuh kreativitas di bawah tekanan dan kendali para atasan mereka.

Acara Metamorfosa Batik Indonesia termasuk sukses, pengunjung yang datang melebihi target. “Kami sudah berusaha keras untuk acara ini. Mulai dari membuat konsep acara, mencari pengisi acara, mengontak seluruh media, mencari sponsorship, sampai mengeksekusi acara hari ini. Syukurlah, semua berjalan lancar!”, ujar Merli, salah satu anak UMN.

Para pengunjung juga memiliki kesan yang baik dalam acara ini. “Acara talkshow bersama Carmanita asik, desainnya bagus, dan acaranya rapi, keren!”, ujar Catherine, salah satu pengunjung Metamorfosa Batik Indonesia.

Metamorfosa Batik Indonesia ini memang bertujuan untuk membangun awareness orang-orang untuk memakai batik, karena bisa dikreasikan dengan bahan lain. Mari hidupkan kembali batik Indonesia! Salam UMN! (*)

Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika, Sistem Informasi, Sistem Komputer, Akuntansi, Manajemen, Ilmu Komunikasi, dan Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara.
www.umn.ac.id

Mobile University Information System Universitas Multimedia Nusantara Kini Hadir di Android

September 9, 2013 : by Michael Chris / Universitas Multimedia Nusantara News Service


Tren pembuatan aplikasi lokal untuk mobile device kian menjamur, dengan berbagai fungsi dan tujuan pembuatan, dari hiburan, transportasi, navigasi, bahkan edukasi. Hal ini juga didukung dengan maraknya penggunaan smartphone di Indonesia sendiri, terutama di kalangan remaja, yang memiliki antusiasme tinggi terhadap perkembangan mobile applications di berbagai platform. Tak ingin ketinggalan, Universitas Multimedia Nusantara ikut serta mengembangkan aplikasi  dengan nama Mobile University Informatioan Sistem (MUIS) yang merupakan system informasi akademik bagi para mahasiswa UMN berbasiskan Android, dengan membawa beberapa fitur menarik yang memudahkan akses informasi bagi mahasiswa, baik di hal akademis maupun non-akademi. Dwi Kristiawan MS. , manajer IT UMN mengungkapkan mengapa platform Android yang dipilih untuk pertama diluncurkan, “Untuk saat ini yang sedang booming ada 2, Android dan iOS, kami memilih android karena hampir kebanyakan mahasiswa kita menggunakan Android. Perbandingan antara pemakai Android dan iOS sekitar 75:25. Tentu saja untuk selanjutnya akan dikembangkan untuk iOS.”

Aplikasi MUIS UMN ini merupakan hasil karya Alumni mahasiswa jurusan Teknologi Informasi (TI) tahun akademik 2009, yakni Ericko dan Valdo Septiasen Widjaja. “ Kita memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengerjakan proyek IT, selain 1 untuk menambah kesempatan, juga untuk portofolio mereka. Saya lihat dari kualitas kerja, Kreatifitas dan inovasinya, saya acungi jempol ” ujar pria yang akrab dipanggil Wawan tersebut. Aplikasi ini memiliki 7 menu utama, yakni Course, News, Social, Videos, Shuttle, Map, Events, dan Website. Menu Course dibuat untuk memudahkan mahasiwa dalam akses informasi akademisnya, ketika diklik, maka akan langsung ditampilkan agenda pekuliahan mahasiswa bersangkutan, pengumuman universitas, kelas yang berlangsung/dibatalkan pada hari itu, nilai ujian, dan mata kuliah yang sudah diambil oleh mahasiswa tersebut, beserta nilai dan IPK/IPS. Kemudian menu News, menampilkan berita-berita yang sangat up-to-date, dari berbagai topik, dengan memanfaatkan RSS Kompas, “Untuk RSS, tadinya akan dibangun dari UMN, namun karena kita grup Kompas Gramedia, maka tidak ada salahnya disambungkan ke Kompas,” ungkapnya. Dan menu Social akan menghubungkan pengguna dengan timeline Twitter UMN dan timeline Twitter pengguna sendiri, juga disediakan tombol langsung untuk me-mention UMN. Untuk alasan koneksi ke Twitter, Wawan  mengatakan, “Koneksi ke Twitter terpikirkan, karena jika kita berangkat dari visi kita di awal, untuk memudahkan mahasiswa dengan mobile apps, istilahnya agar tidak terbatas ruang dan waktu, kita memilih twitter karena banyak mahasiswa yang memakai selain Facebook. Untuk Facebook, masih terbentur dengan API yang dimiliki. Ke depannya, jika API sudah oke, bisa dikonek ke Facebook juga. Secara desain memang sudah akan ke 2 media sosial tersebut. “

Di menu Videos, akan ditampilkan beberapa media dari channel Youtube UMN yang berisi informasi perkuliahan. Untuk saat ini, pengunggahan video hanya bisa dilakukan dari pihak UMN sendiri, karena untuk karya mahasiswa, untuk sekarang masih dikembangkan di UMN.tv.  Di menu Shuttle, ditampilkan jadwal Shuttle Bus UMN yang up-to-date baik rute pagi, siang, dan malam. Pengguna dapat melihat jam berapa saja Shuttle berangkat dari berbagai tempat, mulai dari Pasar Modern BSD, Bundaran Alam Sutera, Dormitory UMN, Sumarecon Mal Serpong. Menu Map akan menampilkan alamat lengkap UMN, beserta link langsung ke peta untuk mencari rute ke arah UMN dari lokasi pengguna saat itu, sedangkan menu Events akan menampilkan kegiatan-kegiatan yang berada di UMN saat ini, juga kalender akademik terakhir UMN. 

Menurut Wawan, aplikasi UMN tersebut kini masih sedang dalam pengembangan untuk penyempurnaan, tim pembuat akan memantau kehandalan aplikasi, jumlah akses user, dan barulah ketika sudah tidak ada bug yang muncul, aplikasi akan dilepas ke Google Play Store agar dapat dinikmati juga oleh pihak eksternal UMN. Penambahan fiturpun terpikirkan, karena selain untuk kalangan internal, akan dibuka untuk kalangan eksternal. Salah satunya beberapa informasi dari www.umn.ac.id akan dibuka ke publik dalam aplikasi tersebut. (*) 


Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika, Sistem Informasi, Sistem Komputer, Akuntansi, Manajemen, Ilmu Komunikasi, dan Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara.
www.umn.ac.id

Seminar 4G di Universitas Multimedia Nusantara

September 6, 2013 : by Jesslyn Catherine / Universitas Multimedia Nusantara News Service



Perkembangan internet semakin pesat. Universitas Multimedia Nusantara (UMN) sebagai universitas yang memiliki program studi ICT merasa perlu untuk mengupdate informasi mengenai perkembangan tersebut. Oleh karena itu, pada Jumat (30/08/2013) UMN menyelenggarakan seminar IEEE. Pembicara dalam seminar ini adalah Ekraim Hossain, Ph.D.,P.Eng. selaku Professor, Department of Electrical and Computer Engineering University of Manitoba-Canada.

Setelah jaman 3G dengan kemampuannya menerima videocall di saat yang sama tanpa hambatan dan transfer rate internet 200kbit/s, muncul 3.5G dengan performa yang lebih baik dan kemampuan mentransfer data yang lebih cepat dibandingkan generasi sebelumnya.

Pada kesempatan ini, Mr. Hossein memberikan penjelasan mengenai modelling, analysis, design of multi-tier, and cognitive cellular wireless network. Baginya, ketertarikan pada penelitian akhir-akhir ini berkisar pada pengetahuan tentang kekuatan sinyal dan akses spektrum yang dinamis, susunan jaringan selular yang wireless, sistem radio seluler hijau, jaringan ekonomis, dan teori permainan yang teraplikasikan.

Beliau memaparkan lebih jauh tentang green cellular atau selular hijau, di mana kita bisa menggunakan internet dengan lebih cepat, namun tetap melakukan penghijauan. Green cellular atau seluler hijau yang dimaksudkan oleh Mr. Hossein adalah generasi ke-4 dalam dunia internet.

4G memiliki banyak kelebihan, selain akses internet super cepat, sekitar 1GB/s, bandwith yang lebih lebar, juga ramah lingkungan. Mengapa disebutkan ramah lingkungan? “Performanya yang super cepat membuat kita tidak perlu berlama-lama di depan laptop atau komputer untuk mengakses internet”, ujar Mr.Hossein. (*)


Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika, Sistem Informasi, Sistem Komputer, Akuntansi, Manajemen, Ilmu Komunikasi, dan Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara.
www.umn.ac.id

Puas dengan Kerja Mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara, PT Dynapack Tanda Tangani MOU

September 5, 2013 : Chininta Rizka Angelia / Universitas Multimedia Nusantara News Service


“Over all performance mahasiswa UMN bagus. Mereka mau belajar, cepat tangkap, dan cekatan dalam bekerja”, papar Mercia selaku IT Manager.


Tidak selamanya teori yang didapatkan saat perkuliahan sejalan dengan praktek nyata di dunia kerja. Praktik kerja magang menjadi kesempatan berharga bagi para mahasiswa sebelum akhirnya mereka menjejakkan kaki di dunia kerja.

Tercatat lebih dari 10 mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara (UMN) yang telah melakukan praktik kerja magang di PT Dynapack Indonesia. Mereka berasal dari program studi Teknik Informatika, Sistem Komputer, dan Manajemen. Mereka telah menyelesaikan praktik kerja magang dengan hasil yang baik.
“Over all performance mahasiswa UMN bagus. Mereka mau belajar, cepat tangkap, dan cekatan dalam bekerja”, papar Mercia selaku IT Manager.

Untuk itu, pihak PT Dynapack Indonesia menawarkan kesempatan bagi mahasiswa UMN yang ingin melakukan praktik kerja magang, kerja libur, dan kerja tetap setelah lulus. Penawaran kerja sama ini disambut oleh pihak UMN, hingga dilaksanakannya penandatanganan MOU (Memorandum of Understanding) antara UMN dengan PT Dynapack Indonesia pada hari Kamis, 5 September 2013 di Executive Lounge UMN.

Dengan dilangsungkannya penandatanganan MOU tersebut, Katarina Arifin mengatakan, “Semoga dengan kerja sama ini, PT Dynapack Indonesia dapat merekrut tenaga kerja dari UMN melalui program internship”.

Sementara itu, Prof. DR. Muliawati G. Siswanto, M.Eng.Sc menyambut baik tawaran kerjasama itu. “Kesempatan praktek kerja magang (internship) di PT Dynapack Indonesia, akan membantu UMN sebagai salah satu institusi pendidikan dalam menghadapi tantangan dunia kerja saat ini. Semoga tidak hanya jangka pendek tapi juga dalam jangka panjang”, ujar Prof.Mul.

Selain memberikan kesempatan bekerja, PT Dynapack Indonesia juga menawarkan program beasiswa dan penelitian bersama dengan Civitas Academica UMN untuk ke depannya. (*)


Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika, Sistem Informasi, Sistem Komputer, Akuntansi, Manajemen, Ilmu Komunikasi, dan Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara.
www.umn.ac.id

Digital Cinematography di Universitas Multimedia Nusantara

September 5, 2013 : by Jesslyn Catherine / Universitas Multimedia Nusantara News Service

“Seru banget workshopnya! Bisa tahu aktivitas di balik layar, cara ambil gambar dan bikin efek”, ujar salah satu peserta workshop.

 
Universitas Multimedia Nusantara (UMN) bangga memiliki program studi Desain Komunikasi Visual (DKV). Dosen-dosen yang mumpuni dan fasilitas yang memadai, membuat para mahasiswa DKV tiada henti menciptakan karya. Karya-karya terbaik mereka sempat diputar di Blitz Megaplex Pacific Place beberapa bulan lalu. Siapapun bisa menyaksikan karya mereka, tidak hanya Civitas Academica UMN. Bahkan, sutradara dan produser ternama, seperti Hanung Bramantyo turut menyaksikannya.

Ilmu dan pengalaman mereka dibagikan kepada para siswa/i SMA melalui workshop dengan tema Digital Cinematography. Sekolah yang berkesempatan untuk ikut diantaranya SMA Islamic Village, SMA Atisa Dipamkara, dan SMK Kanaan. Mereka yang mengikuti workshop ini memang suka nonton film, suka mencari tahu proses pembuatannya, bahkan sudah pernah membuat film.

Di workshop ini, mahasiswa UMN selaku mentor mengajarkan bagaimana proses di balik sebuah layar lebar. Proses dimulai dari mencari talent untuk casting dan menilai acting mereka, menulis naskah, membuat storyboard, mengambil gambar, dan memberi effect yang dibutuhkan dalam film. Mereka juga memberikan informasi mengenai sejarah sinematografi dan character and costume design, di mana mahasiswa mempelajari bagaimana menciptakan sebuah karakter dalam diri seseorang dengan menggunakan teknik make-up tertentu, dan membuat kostum-kostum untuk diperagakan saat Ujian Akhir. Selain itu, mereka juga menceritakan kesempatan bekerja dari lulusan Digital Cinematography, seperti movie director, art director, TV producer, audio man, video editor, dan masih banyak lagi.

“Seru banget workshopnya! Bisa tahu aktivitas di balik layar, cara ambil gambar dan bikin efek”, ujar salah satu peserta workshop.

Digital Cinematography merupakan salah satu peminatan program studi DKV yang ada di UMN. Kegiatan mereka diantaranya pop sicle, UMN Gate, Kino UMN, Ucifest, Ultima Screen. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkenalkan film-film yang mereka buat selama masa perkuliahan. Khusus UMN gate, mereka membuka kesempatan bagi para siswa/i SMA yang ingin menunjukkan kreatifitasnya dalam membuat film pendek melalui perlombaan antar sekolah. Jadi, jangan ragu, tunjukkan kreativitasmu! (*)


Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika, Sistem Informasi, Sistem Komputer, Akuntansi, Manajemen, Ilmu Komunikasi, dan Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara.
www.umn.ac.id

Popular Post

Blogger templates

Labels

Powered by Blogger.

- Copyright © Universitas Multimedia Nusantara Akuntansi -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -