Showing posts with label indonesia. Show all posts
Try Out UMN 2015
Yuk , ikuti Try Out UMN berhadiah Laptop dan Smartphone untuk nilai tertinggi ,
Juga DOORPRIZE Tablet, Smartphone dan masih banyak yang lain
Serta Ratusan juga Beasiswa Pendidikan
Daftar Online di
Tuesday, January 27, 2015
Posted by UMN
Tag :
indonesia,
jakarta,
kampus,
kuliah,
multimedia,
nasional,
nusantara,
perguruan tinggi,
try out,
ujian,
umn,
universitas
SMAK 3 Penabur Juarai The Battle of Aces 3
November 18, 2014 : by Arum K D / Universitas Multimedia Nusantara News Service
Perwakilan dari SMAK 3 Penabur Team
3 berhasil menjadi juara pertama kompetisi akuntansi The Battle of ACEs
3 pada Jumat (14/11). Tim tersebut beranggotakan Melinda Clarissa,
Margareta, dan Yolanda. Juara kedua diraih oleh SMAK 3 Penabur Team 2,
juara ketiga SMAK Penabur Gading Serpong Team 1, dan juara keempat SMA
Ipeka Sunter.
Sebanyak 59 tim dari berbagai SMA mengikuti babak kualifikasi awal
dan hanya 16 tim yang masuk semifinal. Empat tim yang berhasil masuk
final harus melewati tiga babak untuk menyelesaikan kompetisi. Tim
peserta dinilai oleh tiga juri, yakni Dra. Ratnawati Kurnia, Ak., M.Si.,
CPA, CA; Rosita Suryaningsih, S.E., M.M.; dan Dra. Wijaya
Triwacananingrum, S.E., M.A., Ak.
Babak pertama bertajuk “Write it down. Raise it up.” Ada 15 soal
yang dibacakan kemudian dikerjakan pada waktu yang bersamaan oleh
keempat kelompok. Jawaban ditulis di masing-masing papan dan ditunjukkan
pada ketiga juri. Jawaban salah maupun benar akan membuat setiap skor
kelompok dikurangi atau ditambah sesuai dengan kategori soal, yakni
easy, medium, atau hard. Babak pertama dimenangkan oleh SMAK 3 Penabur
Team 3 dengan skor 75.
Babak kedua, yakni “Choose your strategy” mewajibkan setiap
kelompok memilih soal untuk tim lawan. Jika tim lawan salah, maka skor
akan diberikan untuk tim yang memilihkan soal tersebut. Dengan skor 465,
SMAK 3 Penabur Team 2 unggul dalam babak kedua.
Di babak terakhir, yaitu “Build your strategy” adalah kompetisi adu
cepat mengerjakan soal. Ada 20 soal yang diberikan dengan waktu tiga
menit pengerjaan dalam setiap soal. Tim yang lebih dulu menekan bel
berhak menjawab dan kemudian dinilai oleh juri. Skor final adalah 750
untuk SMAK 3 Penabur Team 3, 660 untuk SMAK 3 Penabur Team 2, 240 untuk
SMAK Penabur Gading Serpong, dan SMA Ipeka Sunter meraih skor 25.
The Battle of ACEs 3 masuk ke dalam rangkaian acara Accounting Week
yang diadakan oleh himpunan mahasiswa akuntansi UMN (HIMTARA). Selain
kompetisi antar SMA, perdana di tahun ini juga diadakan Accounting War,
yakni kompetisi akuntansi di tingkat universitas.
Benedictus Seno, ketua Accounting Week mengungkapkan tingginya
antusiasme peserta yang ikut bertanding. Dilihat dari jumlah peserta,
baik tingkat universitas maupun SMA sudah melebihi target panitia.
Peserta bahkan datang dari berbagai daerah di Pulau Jawa. The Battle of
ACEs pun sudah dianggap sebagai kompetisi yang bergengsi di kalangan
sekolah-sekolah se-Jabodetabek. “Ke depannya, kompetisi ini akan terus
dilanjutkan dan semakin diperbaiki. Ada masukan dari peserta agar
soal-soal yang diberikan disesuaikan dengan tingkat kemampuan peserta.
Masalah waktu acara juga akan panitia benahi untuk ke depannya,” tambah
Seno.
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika|Sistem Informasi|Sistem Komputer|Akuntansi|Manajemen|Ilmu Komunikasi|Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara. www.umn.ac.id
Tuesday, November 18, 2014
Posted by UMN
Tag :
akhir,
akuntansi,
bisnis.school,
ekonomi,
gadget,
indonesia,
jakarta,
jurusan,
kampus,
kuliah,
multimedia nusantara,
nasional,
pajak,
perguruan,
perguruan tinggi,
taxation,
tinggi,
try out,
ujian,
universitas
Jadi Penyiar Itu Asyik
October 18, 2013 : by Debora Thea / Universitas Multimedia Nusantara News Service
Trax FM berbagi cerita tentang serunya terjun ke dunia broadcasting khususnya radio dalam TraxWorkshopaholic.
Peserta workshop di Lecture
Hall Kamis (17/10) sore dibuat tertawa dengan humor segar ala Aldy dan
Dery, penyiar Morning Zone Trax FM. Mereka sebagai MC membuat suasana
menjadi hidup dan tidak membosankan dari awal workshop. Selain mereka, adapula tiga pembicara lain dari kru Trax yang sharing seputar kehidupan siaran; Joey (penyiar), Sawi (Produser), Didot (Program Director)
Sebagai salah satu penyiar, Joey lebih
menjelaskan mengenai apa sih sebenarnya esensi dari penyiar di kala
jaman sekarang ini sekian juta lagu sudah bisa didownload dengan mudah
dan didengarkan di mana saja. Informasi pun sudah bisa dicari di twitter
atau social media lainnya sehingga penyiar kalah cepat. “Job desk penyiar itu sekarang kurang lebih menjadi partner atau teman si pendengar secara personal. Kita dilatih supaya sengobrol
mungkin dengan orang, jadi teman dan sahabat yang baik, bisa menemani
waktu lagi kena macet, atau bisa bikin hari yang tadinya butek jadi happy,” jelas Joey.
Lalu bagaimana menjadi penyiar yang baik? Menurut Joey, industri broadcasting perlu orang-orang yang benar-benar memiliki passion untuk jadi penyiar radio, bukan hanya yang sekedar ingin menjadikan profesi radio announcer sebagai batu loncatan. “Radio perlu orang-orang yang enggak cukup puas dengan keseragaman misalnya dalam hal lagu. Kalau cuma puas dengan lagu-lagu yang secara rating bagus, industri ini enggak akan ke mana-mana,” tuturnya.
Hal paling penting yang perlu diingat
dan ditanamkan dalam diri penyiar ialah hendaknya selalu menjadi diri
sendiri, natural. “Teknik dan skill bisa dipelajari, knowledge bisa dicari, tapi kalau karakter cuma kita yang punya, sesuatu yang ada di dalam diri kita yang bisa digali dan dikembangkan. Enggak perlu berusaha untuk jadi orang lain. Mereka-mereka yang berhasil itu mereka yang jadi diri sendiri. Just be the best version of you,” ungkap Joey di akhir sesinya.
Dominique Sawi, produser Morning Zone,
turut membagikan pengalamannya selama tiga tahun menjadi produser
beberapa program Trax FM seperti Skul Desak, Kompak Kampus dan Zona
Cinta. “Produser di radio itu menyiapkan sesuatu untuk dipresent
oleh penyiar. Dia harus tau karakter dari penyiar yang berbeda-beda, ini
berkaitan dengan penulisan skrip. Kalau di Trax, produser juga
merangkap jadi reporter, meliput event-event dan live report,” tutur Sawi.
Serunya bekerja di broadcasting ialah setiap harinya mengalami hal-hal yang berbeda, tidak monoton dan challengenya selalu baru. Bisa datang ke event-event
yang menarik misalnya konser asing dan bertemu artis favorit seperti
yang pernah dialami Sawi. Tapi tentunya setiap pekerjaan punya tantangan
tersendiri.
“Challengenya sebagai produser
itu kita dituntut untuk kreatif. Cara untuk jadi kreatif ada dua menurut
saya. Yang ribet dan yang mudah. Cara yang ribet butuh waktu dan uang
kayak kursus, kuliah, seminar. Sedangkan yang mudah itu bagi saya, kita
cukup power nap selama 30 detik – 15 menit untuk istirahatkan
pikiran sejenak, setelah bangun, mulailah cari dari hal-hal di sekitar
kita. Setelah ketemu satu hal, tuliskan sebanyak-banyaknya apa saja yang
dipikirkan mengenai hal itu. Lalu pilihlah yang bagus-bagus dan
terakhir disusun untuk jadi satu ide.”
Sesi terakhir menjadi giliran untuk
Didot, Program Director Trax FM untuk menjelaskan struktur organisasi
dari Trax FM, posisi-posisi apa saja yang membuat radio tersebut hidup.
Dan demikian berakhirlah workshop asyik hasil kerja sama UMN
Radio dan Trax FM ini. Semoga apa yang sudah dibagikan dapat bermanfaat
bagi peserta kelak terutama yang ingin mejadi radio announcer. (*)
Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika|Sistem Informasi|Sistem Komputer|Akuntansi|Manajemen|Ilmu Komunikasi|Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara. www.umn.ac.id
Monday, October 21, 2013
Posted by UMN
Tag :
akuntansi,
auditing,
bisnis.school,
ekonomi,
indonesia,
jakarta,
kuliah,
multimedia nusantara,
pajak,
tax,
taxation,
umn,
universitas
