Universitas Multimedia Nusantara Kenalkan Accounting and Tax Centre

September 19, 2013 : by Debora Thea / Universitas Multimedia Nusantara News Service

Bekerja sama dengan Direktorat Jendral Pajak Banten, Accounting & Tax Centre Universitas Multimedia Nusantara didirikan dengan tujuan untuk membantu masyarakat dan civitas akademika menyelesaikan masalah bisnis dan accounting mereka. 


Tujuan lain didirikannya Accounting & Tax Centre ini ialah sebagai wadah untuk pengembangan akuntansi dan perpajakan di mana mahasiswa maupun dosen bisa mengaplikasikan apa yang sudah dipelajari di dunia praktek. 

“Kami akan menyelenggarakan berbagai kegiatan. Untuk accounting centre misalnya dengan seminar atau pelatihan yang terkait dengan accounting, memberikan jasa pelayanan untuk penyusunan laporan keuangan. Sedangkan untuk pajak, ada kerja sama dengan DJP Banten untuk memberikan konsultasi gratis setiap Selasa bagi mahasiswa dan masyarakat, lalu pembukaan brevet pajak serta pengisian e-SPT,” jelas ibu Ratnawati Kurnia, Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Multimedia Nusantara.

Seluruh jasa tersebut bisa dimanfaatkan oleh civitas akademika seperti mahasiswa, keluarga mahasiswa serta masyarakat di sekitar Tangerang, wajib pajak dan UMKM. Ini juga menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat khususnya dari program studi Akuntansi. “Nama UMN bisa semakin dikenal dan terbina kerjasama yang baik UMN dengan lingkungan sekitar, bisa sama2 meningkatkan kinerja dari UKM-UKM di sekitar Tangerang,” tutur Ibu Ratna. 

Accounting & Tax Centre diperkenalkan di Function Hall kampus UMN hari ini, Kamis (19/9). Selain itu, turut diadakan seminar “Kebijakan Perpajakan Untuk Usaha Kecil dan Menengah” dengan pembicara Kepala Bidang P2 Humas Direktorat Jendral Pajak DJP Banten Bapak Winahju Mahartono, Dosen akuntansi UMN Bapak Waluyo, dan moderator Bapak Wirasan B. Ilyas. 

Dalam seminar tersebut, Bapak Winahju Mahartono memaparkan bahwa berdasarkan kebijakan pemajakan UMKM, semua usahawan bisa memberikan kontribusi kepada pemerintah sebesar 1%, termasuk unit kecil dan menengah. Tetapi kedua unit tersebut masih belum optimal. Hal ini berkaitan pula dengan tujuan dibentuknya Accounting & Tax Centre UMN. 

“Inilah kesempatan UMN untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak khususnya di kabupaten Tangerang untuk melakukan setoran. Potensi wajib pajak yang ada di wilayah kabupaten Tangerang cukup besar, dan kita tau penerimaan Tiga Raksa membawahi kabupaten Tangerang penerimaan juga besar, mungkin terbaik di level Kanwil,” ungkap beliau. 

Universitas Multimedia Nusantara termasuk kampus kelima di wilayah Tangerang yang diajak untuk bekerja sama oleh Dirjen Pajak, sebelumnya sudah ada Untirta, UPH, Universitas Islam Syarif Hidayatullah dan STAN. Untuk ke depannya, masih diharapkan akan tumbuh tax centre lainnya. “Semakin banyak kampus akan memudahkan untuk mengedukasi wajib pajak. Mereka tidak perlu datang lagi ke kantor pajak. Selain itu, mahasiswa juga termasuk calon wajib pajak yang potensial,” jelas Bapak Winahju. 

Accounting & Tax Centre UMN akan mulai beroperasi pada 1 Oktober 2013, di Gedung C UMN ruang 212. Jam operasional : 09.00 – 16.00 (*) 


SCTV Goes To Campus Universitas Multimedia Nusantara Hasilkan Calon Jurnalis Berbakat

September 18, 2013 : by Debora Thea / Universitas Multimedia Nusantara News Service


Kompetisi-kompetisi yang diselenggarakan oleh SCTV Goes To Campus kemarin mencapai puncaknya di hari ini. Beberapa finalis akhirnya terpilih untuk menyandang gelar juara.


SGTC hari kedua dibuka dengan pengumuman mengenai 10 terbaik dari total 40 pesertaNews Presenter Competition yang berhasil masuk menjadi finalis. Tantangan yang harus dihadapi di babak final ialah membacakan sebuah topik yang dipilih secara acak oleh tim juri kemudian menjawab pertanyaan dari tim panelis berkaitan dengan topik tersebut. Panelis sendiri terdiri dari dosen-dosen UMN seperti Ibu Bertha Sri Eko, Ibu Syarifah Amelia, Bapak Rony Agustino, Bapak Ramon, Bapak Ambang Priyonggo, Bapak Lilik Dwi Mardjianto dan Bapak Inco Hary Perdana.

Sepuluh orang finalis tidak hanya dari UMN saja, tapi ada juga yang berasal dari LSPR, President University, UNTAR dan BINUS. Mereka memperlihatkan kemampuan untuk menguasai berita serta menyampaikannya dengan baik di depan kamera, dan mendapatkan penilaian dari dewan juri yakni Miko Toro dan Senandung Nacita. Turut hadir Wakil Pemimpin Redaksi Liputan 6 Bapak Putut Tri Husodo, Rektor UMN Bapak Ninok Leksono dan Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Bapak Andrey Andoko.

Seusai para finalis menyelesaikan tantangan mereka, diadakan workshop “Konvergensi Media Menuju Era Digital” untuk mengisi jeda sebelum pemenang dari Citizen Journalism dan News Presenter Competition diumumkan secara live dalam salah satu segmen di Liputan 6 Siang. Workshop ini dibawakan oleh Bapak Merdi Sofansyah, GM Fasilitasi Liputan 6.

Beliau mengutarakan bahwa media besar seperti TV mengantisipasi perkembangan digital dewasa ini dengan melakukan konvergensi, di mana bukan hanya tayangan utama di TV tapi juga secara online dan social media. Kemudian, diberikan pula gambaran seperti apa pekerjaan jurnalis yang sebenarnya di lapangan oleh Bapak Mauludin Anwar, GM Produksi Berita Liputan 6 serta sharing pengalaman menjadi news presenter oleh Retno Pinasti, news presenter Liputan 6.

Para pemenang dari kedua kompetisi pun akhirnya diumumkan live di liputan 6 siang. Untuk Citizen Journalism, didapatkan 3 tim pemenang. Juara 3 dengan judul paket berita “Ajang Miss UMN 2013” karya Andri, Albert Brando dan Ryan Rizal, juara 2 dengan judul “Perpustakaan Kampus UMN Digemari Mahasiswa” karya Octama Kriscahyanto, Jessica Noorsita dan Dea Andriani dan juara 1 dengan judul “Festival Kuliner Serpong” karya Abraham Ryan, Chandra Timothy dan Andy Garcia.

Sedangkan untuk News Presenter Competition, juara 3 diraih oleh Ivhanrel Eltrisna dari BINUS, juara 2 diraih oleh Ranieta dari LSPR dan juara 1 dinobatkan kepada Sylvia dari UMN. Ketiganya terpilih karena dianggap telah memenuhi kriteria untuk menjadi seorang news presenter. Dengan demikian berakhir rangkaian acara SGTC UMN 2013. Diharapkan event ini dapat memberikan ilmu dan pembelajaran seputar dunia jurnalistik. Dan tak lupa, selamat bagi para pemenang! (*)


Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika, Sistem Informasi, Sistem Komputer, Akuntansi, Manajemen,Ilmu Komunikasi, dan Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara.
www.umn.ac.id

News Presenter Competition SCTV Goes To Campus di Universitas Multimedia Nusantara

September 17, 2013 : by Debora Thea / Universitas Multimedia Nusantara News Service


Mendapat kesempatan bicara di depan kamera ala news presenter liputan 6, itulah yang dirasakan oleh peserta News Presenter Competition SGTC. Bukan hanya itu, mereka juga turut dinilai langsung oleh tim dari SCTV. 

Kompetisi ini dilangsungkan di Function Hall UMN dalam dua tahap. Tahap pertama di hari Selasa (17/9), para peserta yang berjumlah sekitar 40 orang tersebut diberikan topik secara acak oleh tim SGTC untuk dibacakan di depan kamera. Mereka semua berpenampilan rapi dan profesional layaknya news presenter.

Peserta bukan hanya dari UMN saja, tapi ada juga yang berasal dari UPNVJ dan LSPR.Satu per satu mendapat giliran untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca berita. Ada yang sudah berpengalaman menjadi announcer radio kampus maupun sebagai reporter di media kampus, sehingga pengalaman tersebut dapat memperkuat performa mereka selama di panggung. 

Sebelum melakukan kompetisi ini, para peserta sudah melakukan persiapan tersendiri. “Sempat berlatih di depan cermin, supaya tau nada kita seperti apa, cara bicara kita seperti apa,” jelas Zerica Estefania, salah satu peserta dari jurusan jurnalistik. 

Selama membacakan berita, mereka ditayangkan secara live di liputan6.com. Selain itu, mereka juga mendapatkan penilaian dan masukkan untuk menjadi news presenter yang baik langsung dari Miko Toro (produser Liputan 6), Senandung Nacita (news presenter Liputan 6) dan Ibnu Jufraedy (dosen feature media siar UMN). 

Ada banyak hal yang perlu diperhatikan untuk menjadi news presenter yang baik antara lain artikulasi yang jelas, penekanan nada, ekspresi wajah, gerak tubuh, kecepatan bicara, volume suara dan pengaturan nafas. Tetapi yang paling penting ialah penguasaan berita yang akan disampaikan.

Di akhir tahap pertama, seluruh peserta diberikan 10 topik yang harus dipersiapkan di tahap selanjutnya. Akan dipilih 10 orang untuk melaju ke final, dan para finalis akan diberikan pertanyaan oleh panelis berkenaan dengan salah satu dari 10 topik. Babak final dilaksanakan esok hari, Rabu (18/9). (*)



Berlatih Sebagai Citizen Journalism di Universitas Multimedia Nusantara

September 17, 2013 : by Debora Thea / Universitas Multimedia Nusantara News Service


Ketika media massa tidak dapat menjangkau suatu peristiwa, citizen journalism berperan menjadi sumber berita terpenting. Dengan memanfaatkan teknologi yang ada, masyarakat biasa pun dapat menginformasikan peristiwa tersebut layaknya wartawan.




Berangkat dari fenomena citizen journalism yang sudah semakin marak di kalangan masyarakat dewasa ini, SCTV Goes To Campus melaksanakan kompetisi citizen journalism bagi mahasiswa-mahasiswi UMN pada Selasa (17/9).

Peserta ditantang untuk menghasilkan suatu paket berita yang menarik dan tentunya informatif serta bekerja di dalam tim. Mereka terbagi atas 10 tim yang masing-masing terdiri atas 3 orang. Ada yang bertanggungjawab sebagai penulis naskah berita, fotografer dan videografer.

“Pesertanya luar biasa, rata-rata kalau di kampus sebelumnya tidak sampai 10 kelompok. Kita harapkan 10 kelompok ini bisa berkarya dengan hasil yang maksimal untuk kita cari yang terbaik,” jelas Bapak Merdi Sofansa GM Fasilitasi Liputan 6.

Tema berita tidak ditentukan panitia, peserta bebas mencari berita baik di dalam kampus maupun lingkungan luar sekitar kampus dengan batas waktu hingga pukul 5 sore di hari yang sama. Peserta bisa searching di internet maupun wawancara orang untuk mendapatkan ide mengenai hal-hal apa saja yang menarik untuk dibahas.

Bukan hanya sebatas foto dan naskah saja, tetapi mereka harus menggarap video berdurasi kurang lebih 2 menit yang mencakup openingdan closing oleh presenter, soundbyte (wawancara narasumber) dan voice over (pembacaan naskah yang melatarbelakangi gambar), sehingga hasilnya seperti paket berita yang kerap ditayangkan di TV. Naskah tidak perlu terlalu panjang karena semakin ringkas cerita akan semakin membuat orang lebih intns untuk menikmati.

Para juri tentunya memiliki kriteria penilaian tersendiri. “Kita melihat dari keunikan angle berita, bagaimana mereka mengambil gambar seperti komposisi, estetika dan beauty, dan juga kekompakan dalam membuat suatu cerita,” tambah Bapak Merdi.

Pemenang dari Citizen Journalism akan diumumkan di hari kedua pelaksanaan SGTC, Rabu (18/9) di UMN. (*)


Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika, Sistem Informasi, Sistem Komputer, Akuntansi, Manajemen,Ilmu Komunikasi, dan Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara.
www.umn.ac.id

SCTV Goes to Campus di Universitas Multimedia Nusantara

September 17, 2013 : by Debora Thea / Universitas Multimedia Nusantara News Service


Stasiun televisi dengan tagline Satu Untuk Semua mengunjungi kampus UMN dan menyelenggarakan kompetisi-kompetisi seru serta workshop untuk menanamkan ilmu jurnalistik bagi mahasiswa dan mahasiswi.



Ada dua kompetisi yang diadakan SCTV selama dua hari kunjungan dari Selasa (17/9) hingga Rabu (18/9), yakni Citizen Journalism serta News Presenter Competition. Acara dimulai pada pukul 10 pagi dan kedua kompetisi diadakan secara bersamaan. Citizen Journalism mengambil tempat di lantai 7 Gedung Rektorat UMN sedangkan News Presenter Competition dilaksanakan di Function Hall.

Untuk Citizen Journalism, peserta dibagi atas beberapa kelompok dan mengerjakan tugas ke lapangan dengan batas waktu yang telah ditentukan, sedangkan pesert News Presenter Competition berlaga secara pribadi di depan kamera dan membacakan berita yang telah dipersiapkan oleh tim SGTC.

Pemenang dari News Presenter Competition dan Citizen Journalism diumumkan di hari kedua (18/9). Selain itu, akan diadakan pula workshop “Konvergensi Media Menuju Era Digital” dan masing-masing peserta mendapatkan sertifikat dari SCTV. Event SGTC turut menghadirkan Miko Toro (produser Liputan 6) dan Senandung Nacita (reporter Liputan 6) sebagai juri kompetisi News Presenter. (*)


Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika, Sistem Informasi, Sistem Komputer, Akuntansi, Manajemen,Ilmu Komunikasi, dan Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara.
www.umn.ac.id

Calon Putri Sejagad Universitas Multimedia Nusantara Unjuk Gigi

September 17, 2013 : by Debora Thea / Universitas Multimedia Nusantara News Service


Bukan hanya sekedar cantik dan pintar, gadis-gadis UMN ini juga punya berbagai bakat yang diunjukkan kepada juri dan penonton dalam Talent Night, Senin (16/9).


Sebanyak 30 semifinalis Miss UMN berlaga di panggung Talent Night UMN dengan mengusung tema keindahan nusantara. Tema ini terlihat dari kostum yang mereka gunakan memiliki sentuhan motif tanah air dan membuat mereka tampak anggun.

Beberapa tahap seleksi yang ketat telah mereka lalui sebelum menjadi performer di Talent Night, seperti tahap wawancara dan psikotest. Di samping itu, rupanya juri-juri juga telah melakukan penilaian secara personal terhadap masing-masing peserta.

Para mahasiswi yang berasal dari berbagai jurusan program studi angkatan 2011-2012ini menampilkan beragam bakat, mulai dari menyanyi, presentation skill dengan bahasa Inggris, tutorial sepatu lukis, tour guiding, menari, melukis di kanvas, hingga modelling. Semuanya ditunjukkan dengan maksimal di depan penonton yang memadati Function Hall, termasuk para juri.
L
ima juri yang hadir malam itu antara lain Namira Daufina (Mahasiswi UMN), Ibu Hira Meidia (Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan), Chintia Sandra (Duta Muda ASEAN Indonesia 2011), Bapak Dippy Diviantoto (Consultant Fashion dan pengajar seni terapan) serta Bapak Andre Alexander (Head Drummer Instruction & lulusan dari Jakarta Drum School). Mereka akan memilih 20 finalis yang nantinya akan diumumkan pada UMN Night tanggal 19 September 2013 mendatang.

Setelah berhasil masuk jajaran finalis, mereka tentunya akan melalui proses karantina sehingga diharapkan akan menjadi pribadi yang berbeda dan lebih mantap untuk tampil dalam malam penganugerahan yang akan dilangsungkan pada 9 Oktober 2013. Sukses ya untuk semua calon finalis Miss UMN! (*)


SMA Berprestasi Menjadi Peserta Campus Visit Universitas Multimedia Nusantara

September 16, 2013 : by Debora Thea / Universitas Multimedia Nusantara News Service


Ternyata sebelum datang menjadi peserta campus visit UMN, sekolah asal Manado ini sempat meraih prestasi di bidang tarik suara dalam festival sekolah di Jakarta beberapa hari yang lalu.



Rombongan SMA Negeri I Manado tiba di Jakarta pada tanggal 10 September yang lalu. Mereka datang dalam rangka menjadi salah satu peserta lomba koor di Festival BPK Penabur, dan tergabung dalam kategori dewasa yang terdiri dari anak-anak SMA dan sederajat.

Kehadiran mereka di Jakarta ini pun tidak sia-sia karena hasil yang diperoleh sangat memuaskan. “Kami memperoleh medali emas dengan perolehan nilai 82,75,” jelas Hizkia Kaunang, anggota tim koor SMANSA. 

Dalam kegiatan tersebut, UMN turut berkontribusi dalam rupa memfasilitasi transportasi mereka. “Hari Kamis kami tes panggung di BPK Penabur dijemput oleh bis UMN, dan hari ini juga dijemput untuk bisa berkunjung ke UMN untuk memperkenalkan kepada anak-anak,” ungkap Ibu Novi Karamoy, guru pendamping dari SMANSA. “Biasanya UMN yang sosialisasi ke Manado, tapi karena kami sudah ada di Jakarta, kami punya kerinduan untuk berkunjung ke UMN,” tambahnya. 

Bagi Beliau, UMN telah memberikan didikan yang baik kepada alumni sekolahnya. “Saya baru pertama kali datang ke UMN dan saya bangga. Setelah bercakap-cakap dengan alumni yang sudah berkuliah di sini, mereka mengatakan di sini memang persaingannya sangat ketat. Bila mereka tidak serius maka mereka akan ketinggalan, maka mereka kuliah dengan sungguh-sungguh. Ini menjadi kebanggan kami sebagai guru karena anak-anak kami bisa menyesuaikan diri dan IP mereka juga tinggi,” jelasnya. 

Terakhir, Beliau pun menuturkan harapannya supaya UMN mampu memperhatikan para mahasiswanya supaya bisa menyelesaikan kuliah dengan baik. “Dimonitor terus, supaya mereka bisa berhasil seratus persen," tuturnya. (*)


Popular Post

Blogger templates

Labels

Powered by Blogger.

- Copyright © Universitas Multimedia Nusantara Akuntansi -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -